FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Raja Keraton Agung Sejagat Ternyata Pernah di Sunda Empire


Salah satu petinggi Sunda Empire, Ki Ageng Rangga Sasana (Foto: Yustinus Wijaya Kusuma/Kompas)

Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso ternyata pernah di Sunda Empire. Namun, Toto Santoso sudah lama dikeluarkan dari Sunda Empire.

Saat dikonfirmasi, petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana membenarkan jika Toto Santoso pernah bergabung. "Iya, Toto (Toto Santoso) pernah di Sunda Empire," ucap Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana, di Yogyakarta, Minggu (19/1/2020).

Ki Ageng Rangga menyampaikan, status Toto Santoso saat ini bukan lagi di Sunda Empire. Sebab, sudah lama dikeluarkan dari Sunda Empire.

BACA JUGA:
Sunda Empire Dikabarkan Terdaftar di Kesbangpol Subang dari 2015
Kepala Kesbangpol Subang Pastikan Sunda Empire Tak Terdaftar di Lembaganya
Sunda Empire Ramaikan Jagat Maya Setelah Keraton Agung Sejagat
Polisi Akhirnya Menahan Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat


Namun, Ki Ageng Rangga tidak menyebutkan alasan Toto Santoso dikeluarkan.

"Sudah keluar, (Toto Santoso) sudah dikeluarkan lama," ujar dia.

Menurutnya, Toto Santoso lebih dulu bergabung dengan Sunda Empire dibandingkan dirinya. Saat dirinya bergabung dengan Sunda Empire, status Toto Santoso sudah dikeluarkan.

Sehingga, petinggi Sunda Empire ini belum pernah bertemu sama sekali dengan Toto Santoso.

"Saya sendiri sebagai salah satu petinggi di Sunda Empire tidak pernah tahu wajah Toto seperti apa. Saya baru bergabung dua tahun lalu," kata dia.

Petinggi yang mengaku memiliki pangkat Letnan Jenderal Imperial Forces The Pentagon ini menegaskan Sunda Empire tidak ada hubunganya dengan Keraton Agung Sejagat yang didirikan oleh Toto Santoso.

Meskipun Toto Santoso sempat bergabung dengan Sunda Empire.

Sehingga, Ki Ageng Rangga meminta agar Sunda Empire tidak dikait-kaitkan dengan Keraton Agung Sejagat.

"Itu (Toto Santoso) di luar dinasti, tidak ada hubunganya saudara Toto dengan Sunda Empire. Mungkin setelah dipecat, Toto membangun seperti itu (keraton)," urai dia.

Sumber: Kompas | Foto: Yustinus Wijaya Kusuma/Kompas

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom

 


Twitter Update

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Gotong Royong Subang https://t.co/mIlH9y1xDc
Sambut New Normal, Hotel dan Resto di Subang Mulai Kuda-kuda https://t.co/dE4toZS6ae
Bukan Hanya Saat Pandemi Covid-19, Dedi Mulyadi: Pemangkasan Anggaran Harus Jadi Tradisi https://t.co/iNjEeCTNaM
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter