FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kakorlantas: Mudik Tetap Dilarang meski Transportasi Umum Beroperasi lagi

JAKARTA, TINTAHIJAU.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Istiono menegaskan, pelonggaran transportasi umum selama pemberlakuan PSBB bukan untuk mudik. Kakorlantas mengatakan pemerintah masih melarang warga melakukan mudik.

“Mudik tetap dilarang,” tegas Istiono di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu

Istiono menegaskan, sampai sekarang pemerintah tidak pernah mencabut kebijakan larangan mudik sampai sekarang. Menurutnya, diperbolehkannya transportasi umum beroperasi berdasarkan surat edaran dari para direktur jenderal di lingkungan Kemenhub tentang petunjuk operasional transportasi untuk pelaksanaan pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Polres Subang: Pelanggar Aturan Mudik Capai 5.346, Sebanyak 992 Kendaraan Putar Balik

Surat edaran ini menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Kebijakan itu bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan transportasi dalam rangka pemenuhan kebutuhan nasional selama darurat Covid-19.

“(Pelonggaran) itu bukan termasuk mudik. Akan tetapi, aktivitas supaya perekonomian tetap berkembang dengan bagus karena sejalan perkembangan dinamika dari Covid-19,” ujar Istiono.

Pada hari Selasa, Kakorlantas Polri Irjen Istiono dan rombongan meninjau check point di Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten. Jenderal bintang dua ini mengatakan bahwa titik pemeriksaan dipindah dari Gerbang Tol Bitung ke Gerbang Tol Cikupa lantaran lokasi di Gerbang Tol Cikupa lebih luas sehingga lebih efektif untuk memutar arah kendaraan warga yang nekat mudik kembali ke rumah.

VIDEO PILIHAN:
Innalillahi, Sudah 35 Orang Subang Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Pemudik Disanksi Nyanyi Indonesia Raya
Tim Satgas Covid-19 Subang Datangi Pujasera Subang, Ada Apa?
Beginilah Suasana Jalan Subang Kota di Tengah Pemberlakuan PSBB

“Kegiatan hari ini, kami melihat pelaksanaan (Operasi Ketupat) di Pos Cikupa. Ini gabungan antara Korlantas, Polda Metro, dan Polda Banten untuk mengelola situasi kamseltibcarlantas di tol penyekatan di Cikupa ini,” kata Istiono.

Selama 18 hari pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 atau sejak 24 April hingga 11 Mei 2020, tercatat ada sekitar 40.000 kendaraan pemudik yang dihalau petugas. Dari jumlah tersebut, kendaraan yang diputar arah didominasi oleh kendaraan pribadi. “Bahwa kendaraan yang diputar balik lebih kurang ada 40.000 (unit). Yang paling dominan adalah kendaraan pribadi,” katanya menandaskan.

sumber: antara

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Alhamdulillah, Hari Ini Kasus Covid-19 di Subang Nihil Penambahan https://t.co/YgJ7RETD65
BPBD Majalengka Ingatkan Potensi Bencana saat Musim Hujan https://t.co/nFxdBJnqwx
OPINI: Menemukan Identitas Bangsa di Tengah Keberagaman https://t.co/tdeGg9JDt0
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter