FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Duh, Pasien Positif COVID-19 Kedapatan Berkeliaran di Pasar Kaget

BANDUNG, TINTAHIJAU.com - Seorang pasien positif COVID-19 di Kota Bandung diketahui berkeliaran di pasar kaget kawasan Cibiru yang buka pada Minggu (17/5). Keberadaan pasar kaget itu dekat dengan kediaman pasien tersebut.

Camat Cibiru Didin Dirkayuana membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pasien itu sudah dalam pemantauan gugus tugas kewilayahan. Adapun letak kediaman pasien dan pasar kaget yang didatanginya hanya berjarak 100 meter.

"Ada satu orang yang memang positif itu dia berkeliaran. Informasi yang datang kepada kami, kemarin dia datang ke pasar kaget," kata dia saat dikonfirmasi dikonfirmasi.

BERITA LAINNYA:

H-2 PSBB Berakhir, Warga Subang Jejali Pasar Tradisional dan Toko Baju

Toko Sandang UD Putra Majalengka Pastikan Patuhi Protokol Kesehatan

PSBB Tak Halangi Warga Subang Untuk Berbelanja Kebutuhan Lebaran

Didin mengatakan, pasien positif itu sebelumnya menjalani rapid test dan hasilnya positif. Kemudian di tes kedua (rapid) dinyatakan negatif, "Sehingga yang bersangkutan merasa negatif. Dilanjutkan dengan swab test itu dia hasilnya dinyatakan positif," tambahnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Didin bersama dengan pihak puskesmas dan kelurahan lantas mendatangi kediaman pasien tersebut untuk mengkonfirmasi.

"Pasien itu pun mengakui dirinya pergi ke pasar membeli buah-buahan. Kalau memang masih membandel maka saya sesuai kewenangan saya sebagai ketua gugus COVID-19 akan mengamankan yang bersangkutan ke rumah sakit," ucap dia.

Ketika ditanya, warga tersebut mengaku tidak berjalan jauh-jauh karena merasa sesak. Sehingga hanya membeli buah-buahan dari pedagang yang tidak jauh dari rumahnya. Saat ini pedagang buah-buahan yang melayani warga positif COVID-19 itu sedang dicari.

"Saya akan telusuri pedagang buahnya agar bisa isolasi diri," terang dia.

Lebih lanjut, Didin mengatakan, pasien itu dipastikan menggunakan masker ketika mendatangi pasar tapi tidak mengenakan sarung tangan. Diketahui, pasien tersebut memiliki penyakit penyerta diabetes. "Iya, dia pakai masker tapi kalau sarung tangan dia kayanya enggak," tandas dia.

Meski didatangi oleh pasien positif COVID-19, dia memastikan warga yang berada di pasar kaget tidak seluruhnya otomatis berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sekitar 17 orang dari kasus ini dinyatakan ODP dan akan menjalani rapid test.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait. "Saya belum dapat laporan," katanya saat dikonfirmasi detikcom via pesan singkat.

 

detik

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Makanan Ini Dipercaya Bisa Tingkatkan Kejantanan Pria https://t.co/m4TgNIbjtV
Anggota DPRD Muda dari PAN Kritik Tajam Postur Belanja RAPBD Perubahan Pemkab Subang https://t.co/ZR7lYVdcah
Pemkab Purwakarta Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Pangan di Tengah Pandemi https://t.co/nFdtS6ka49
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter