FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

MUI: Shalat Jumat Dua Gelombang Tidak Sah



Pembukaan tempat ibadah di masa new normal sudah mulai direncanakan. Aturan hanya boleh mengisi tempat ibadah dengan 50 persen kapasitas lalu menimbulkan kontroversi sholat Jumat dua gelombang di Tanah Air.

Sholat Jumat dua gelombang berarti masjid menerima dua kali atau lebih sholat Jumat dalam satu hari. Praktik sholat Jumat bergelombang ini bukan baru pertama diadakan.

Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat namun menegaskan shalat Jumat dua gelombang tidak bisa dipraktikkan di Indonesia. Ketentuan itu hanya berlaku bagi wilayah yang Muslimnya menjadi minoritas.

"Kebolehan tersebut (sholat Jumat dua gelombang) berlakunya di negara-negara di mana umat Islam menjadi minoritas. Misalnya di Eropa, Amerika, Australia, dan sebagainya. Hal itu tidak bisa dijadikan dalil untuk menetapkan bolehnya hal yang sama di Indonesia, karena situasi dan kondisinya berbeda," ujar Ketua MUI Pusat, KH Yusnar Yusuf dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/6).

Di negara-negara tersebut, umat Islam merupakan kelompok minoritas dan sangat sulit mendapatkan izin tempat untuk melaksanakan sholat Jumat. Adapun tempat yang ada, tidak bisa menampung semua jamaah.

Dengan kondisi di atas, tidak ada alternatif lain bagi mereka selain mendirikan sholat Jumat secara bergelombang di tempat yang sama. Kondisi tersebut termasuk kategori sebagai kebutuhan mendesak (hajah syar’iyah) yang membolehkan hal itu dilakukan.

Shalat Jum'at Dua Gelombang Tidak Berlaku di Indonesia

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah lakukan kajian terkait shalat Jumat dua gelombang atau lebih dari satu kali. Menurut Ketua Umum MUI Bidang Kerukunan Umat Beragama Yusnar Yusuf, shalat jumat dua gelombang tidak sah.

Shalat jumat dua gelombang, menurutnya tidak dibenarkan dengan alasan apapun. Jika umat muslim yang tidak bisa mengikuti shalat jumat maka diwajibkan untuk shalat dzuhur.

Ia menambahkan, keputusan tersebut terdapat dalam Fatwa MUI Nomor lima tahun 2000 tentang pelaksanaan shalat Jumat dua gelombang. Fatwa tersebut dinilai masih relevan untuk menjawab permasalahan saat ini.

Sumber: Republika | Foto: Ilustrasi/Pexels

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Temuan Fosil Ungkap Fakta Bahwa Dinosaurus Berjalan Mirip Ayam https://t.co/6aWFgZ4Xj7
Kisah Tukang Becak Lulusan SD yang Jadi Pengusaha Sukses di Swiss https://t.co/WBmGOBXiqH
Ini Dia 5 Kedai Kopi di Majalengka Kota Yang Wajib Dijajal https://t.co/HGYYl8yTQ5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter