FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Rakyat Lebanon Geram Terhadap Pemerintahnya, Sabtu Besok Bakal Ada Demo Besar-besaran



Demo antipemerintah pecah di Lebanon pada Jumat (7/8). Warga Beirut turun ke jalan lantaran geram atas ledakan yang terjadi di Beirut.

Mereka meminta Pemerintahan Lebanon saat ini mundur. Sejumlah aktivis di Lebanon bahkan menjanjikan aksi demo lebih besar lagi pada Sabtu (8/8) esok.

Aksi tersebut akan diberi nama "Gantung Mereka di Tiang Gantung". Mereka di sini merujuk pada Pemerintahan Lebanon yang dinilai gagal menyelamatkan negara dari krisis.

Lebanon saat ini dipimpin Presiden Michel Aoun dan Perdana Menteri Hassan Diab.

Sebelum demo pecah, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan untuk sesegera mungkin dilakukan reformasi besar di Lebanon. Hal tersebut disampaikan ketika mengunjungi Lebanon.

Lebanon merupakan eks koloni Prancis. Sehingga, saat ini Prancis dianggap sebagai salah satu negara paling berpengaruh di Lebanon.

Macron menyatakan, jika reformasi tidak dilakukan, maka Lebanon akan semakin tenggelam ke dalam krisis. Sebab, sebelum ledakan, Lebanon sudah meminta dana tanggulangan miliaran USD kepada pihak-pihak internasional untuk membantu menangani krisis.

Sejak Maret, Dana Moneter Internasional (IMF) sudah berdiskusi dengan Pemerintah Lebanon untuk proses pemberian pinjaman. Namun, hingga kini perundingan masih menemui jalan buntu.

Merespons ledakan di Lebanon, IMF menegaskan Lebanon harus punya program jelas untuk membangkitkan kembali perekonomian.

Sumber: Kumparan | Foto: Mohamed Azakir/Reuters

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Berhubungan Intim Ternyata Bisa Sembuhkan Beberapa Penyakit Ini https://t.co/hxCe84oiRu
KITA Cirebon Dekalarasi di TPA Kopi Luhur Bersama Pemulung https://t.co/hi4twvotnY
Tok! DPRD Subang Sahkan APBD Perubahan 2020 https://t.co/GWuwEQfM1Y
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter