FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Mesin Pendingin Rusak, Ribuan Vaksin Covid-19 Terbuag Percuma


SUBANG, TINTAHIJAU.com - Lebih dari 1.000 dosis vaksin virus corona terbuang percuma di Jepang setelah suhu lemari penyimpanan menyimpang dari kisaran yang dipersyaratkan karena adanya kerusakan mesin pendingin, kata kementerian kesehatan Jepang pada Senin.

Peristiwa itu merupakan kasus pertama vaksin COVID terbuang di negara itu.

Dilansir laman Antara mengutip Reuters, Selasa (2/3), Jepang menjadi anggota terakhir Kelompok Tujuh negara industri terkemuka (G7) yang memulai kampanye vaksinasi terhadap COVID-19, yakni pada 17 Februari.

BACA JUGA:
Takut Disuntik Vaksin, Anggota Polres Subang Keluar Keringat Dingin
Vaksin Pelayan Publik, Majalengka Kekurangan 20.000 Vial Vaksin
Ribuan ASN di Majalengka Disuntik Vaksin Sinovac

Jepang sejauh ini telah menerima tiga pengiriman vaksin COVID yang dikembangkan oleh Pfizer Inc dan BioNTech, yang terdiri dari sekitar 1,4 juta dosis vaksin.

Vaksin COVID buatan Pfizer/BioNTech harus disimpan pada suhu sekitar minus 75 derajat Celcius.

Sebuah institusi medis melaporkan bahwa kerusakan freezer telah terjadi selama akhir pekan. Kerusakan mesin pendingin itu menyebabkan 172 botol vaksin atau 1.032 dosis vaksin menjadi terbuang percuma, kata kementerian kesehatan Jepang.

Namun, pihak kementerian kesehatan Jepang menolak untuk mengidentifikasi nama institusi medis atau produsen freezer yang dipermasalahkan, dan mengatakan perusahaan pembuat freezer itu akan mulai mencari penyebab kerusakan.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Helikopter NASA Akhirnya Sukses Melenggang di Planet Mars https://t.co/l36ZXriQeI
Asia Bakal Jadi Tempat Pengungsian Warga Dunia, Mengapa? https://t.co/UdMzGb5jjm
Empat Tahun Melangkah, AMSI Komitmen Wujudkan Ekosistem Digital yang Sehat https://t.co/vhuuY6IbU6
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter