FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Tol Cipali Tuntas, Jalur Lingkar Dalam di Subang Baru Dibahas

TINJAU SUBANG- Jalan tol Cikampek-Palimanan (Cipali) pada mudik mendatang mulai beroperasi. Kondisi terbalik dengan fasilitas jalan lingkar dalam yang berfungsi untuk menekan penumpukan kendaraan di Subang justru belum ada progres.

Sekda Subang Abdurakhman mengatakan, proyek jalan tol Cipali sudah 99% tuntas. Bahkan, menurut Sekda, jalan tol ini akan dioperasikan saat arus mudik lebaran mendatang.

"Sudah bagus, tinggal beberapa titik lagi yang sedang digeber. Bulan depan bisa uji coba, dan bulan puasa atau lebaran nanti sudah bisa operasi," kata abdurakhman kepada TINTAHIJAU.com, Rabu (28/4/2015)

Sekda sedndiri sudah mencoba jalan tol tersebut. Ia mengambil start dari Cilameri Subang menuju Palimanan. Dengan kecepatan 80 Km perjam, ia hanaya membutuhkan waktu 20 menit saja.

Disinggung soal kesiapan lingkar dalam dan luar di daerah Kalijati dan Cilameri, Sekda mengakui belum ada progres pembangunan. Untuk exit tol di Kalijati, kata dia, saat ini sedang dalam proses lelang proyek. Sementara untuk di daerah Cilameri, Sekda mengatakan statusnya ada di Provinsi dan sudah dilakukan komunikasi.

"Lingkar luar, masuk jalan ke provinsi harus dikordinasikan ke provinsi, dan sudah dikomunikasikan, akan dilakukan pelebaran. Kalau di Kalijati tahun ini, tinggal dilelang," katanya.

Keberadaan lingkar dalam dan lingkar luar, baik di Kalijati maupun di Cilameri Subang harus satu paket dengan keberadaan jalan tol. Ini kaitannya untuk menekan lonjakan kendaraan dan menekan kemacetan.

Di Kalijati misalnya, kemacetan menjadi pemandangan sehari-hari, terlebih saat keluar masuk buruh pabrik. Kondisi ini akan diperparah, jika jalan tol sudah beroperasi sementara akses lalu lintas tidak dilakukan penambahan.

Hal yang sama juga terjadi di pintu keluar daerah Cilameri. Potensi kemacetan di jalur Cilameri menuju Bandung via Subang Kota sangat besar. Saat ini saja, volume kendaraan sudah mengalami peningkatan. Jarak tempuh Pagaden-Subang, saat ini membutuh waktu antara 30 menit hingga 45 menit. Kondisi itu diperparah dengan parkir kendaraan di sisi jalan.

"Belum adanya progres pembangunan lingkar dalam dan luar ini bukti kita belum siap dengan keberadaan jalan tol. Seharusnya, ini menjadi program jangka menengah pemerintah. Apalagi proyek ini bukan tiba-tiba, tapi sudah lama direncanakan," kata Pegiat Pusat Kajian Otonomi Daerah (Puskoda) Subang Yaya Sudarya. [Annas Nashrullah | @jejakAnnas]

foto: Pengerjaan tol Cipali sepanjang 116,5 kilometer tersebut sudah mencapai 93 persen dan rencananya akan bisa digunakan pada arus mudik mendatang. (ant]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Cegah Penyebaran Covid-19, Prajurit Kodim Majalengka Rutin Edukasi Masyarakat https://t.co/g8EIIxZuSp
Dua Bocah Terbawa Arus Sungai Muara Ciasem Blanakan, Subang. Satu Orang Berhasil Diselamatkan https://t.co/EvldmgmQQT
Puncak Peringatan HUT Ke-75 RI di Indramayu Dilaksanakan Secara Virtual https://t.co/ms34mLSQQ8
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter