FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Murid SDIT Al-Furqon Sukajadi Dikenalkan Manfaat Sampah

TINJAU SUBANG- Ratusan murid SDIT Al-Furqon Sukajadi yang berada di Jl. RA Kartini Subang dikenalkan seputar manfaat sampah dan menjaga linggkungan hidup yang dibimbing oleh Tim Rumah Inspirasi Pertamina.

Ratusan murid SDIT Al-Furqon mendadak riuh dengan kedatangan Tim Rumah Inspirasi Pertamina. Selepas sholat dhuha dan pembelajaran Al–Qur’an murid kelas 1–3 langsung menuju Aula sekolah untuk mengiikuti kegiatan mengenal lingkungan.

Tim Rumah Inspirasi Subang (RIS) yang dipimpin Bripka Yogi Burhanudin mengenalkan keberaadaan RIS yang berada di Cidahu.  Program RIS ini kata Yogi BROERI (Bank Roentah Inspirasi) dan SARI (Sanggar Inspirasi). BROERI fokus kepada kegiatan bank sampah, pengolahan bahan bakar alternatif dari plastik, biogas dan pengolahan sampah.

Sedangkan kegiatan SARI adalah pojok inspirasi, kursus bahasa Inggris, ngamumule kasundaan, dan taman baca inspirasi yang diadakan secara gratis.

"Sampah itu dapat dibagi menjadi beberapa jenis ada sampah organik dan nonorganik. Semuanya punya manfaat dan bisa jadi uang," katanya.

Setelah mendapat pemahaman, ratusan murid ini diajak melihat demonstrasi cara mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif setingkat bensin dan pertamax. Dalam demonstrasi tersebut siswa dapat melihat secara langsung sampah plastik dapat "disulap" menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Untuk memotivasi murid SDIT tidak membuang sembarangan sampah sembarangan, anak-anak yang membaawa sampah itu dijual ke Tim RIS untuk didaur ulang menjadi benda bermanfaat.

Kepala SDIT Al-Furqon Sukajadi Fadillah Tri Aulia mengatakan kegiatan semacam ini sangat penting untuk memotivasi anak didik dalam menjaga lingkungan dan menghargai sampah. "Ini sebagai salah satu upaya kami untuk mendidik anak-anak dan warga. SDIT untuk mencintai dan menjaga lingkungan hidup sebagai bukti kecintaan kita kepada Allah," kata Fadillah.

Ke depan, imbuh Fadilah, akan diterapkan Kamis Sampah atau setiap murid dan warga SDIT mengumpulkan sampah untuk dijual ke RIS. Di SDIT sendiri sudah mempraktekan limbah barang bekas seperti ban, dijadikan hiasan taman. "Alhamdulillah warga sekolah dan orang tua merespon baik program ini," pungkasnya.

________
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau

Iklan dan kerjasama hubungi:
WA: 081.805.117700 BBM: 2381524D email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kini Anda Bisa Matikan Notifikasi Group WhatsApp untuk Selamanya https://t.co/ejB46bfrHn
Pangandaran Diguncang Gempa Minggu Pagi Ini https://t.co/P3UwTCASfk
Ngopi On The Road Bareng Komunitas Subang Menyeduh https://t.co/QlN7t9Qw3r
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter