FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sariater Subang Masih Bungkam Soal Potensi Kerugian Negara Rp19 Miliar

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Ketua LSM Anti Korupsi Seluruh Indonesia (AKSI), Warlan melaporkan PT. Sariater ke Kejati terkait dugaan kerugian negara sebesar Rp19 miliar. Namun hingga saat ini, pihak Sariater belum memberi klarifikasi terkait laporan tersebut.

Ketua LSM AKSI Warlan mengaku pihaknya kini telah melaporkan kasus dugaan penggelapan Dana dan Lahan ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dengan berbagai barang bukti yang dimilikinya.

BERITA TERKAIT:
LSM BBC Garda Jerman Sebut Pelaporan ke Kejati Berdampak Kunjungan ke Sariater
Diduga Rugikan Negara Rp19 Miliar, PT Sariater Subang Dilaporkan Ke Kejati

"Kerugian total Rp19 milyar ini terdiri dari berbagai kasus. Pertama, dugaan manipulasi dan penyimpangan pembelian lahan senilai Rp12 Milyar dan sewa lahan 750 juta dari tahun 2013-2018. Kedua Sariater tidak membayar PAD sebanyak 6,5 milyar lebih kepada Pemkab Subang pada tahun 2017," ujar Warlan.

Humas Sariater Yuki Azuania beberapa kali dikonfirmasi soal laporan itu, memilih bungkam. Beberapa kali dihubungi melalui WhatsUp, Yuki tidak merespon terkait masalah tersebut.

Sebaliknya LSM BBC Garda Jerman Subang menyeesalkan pelaporan LSM Aksi atas dugaan kasus di PT Sariater ke Kejati Jabar. Ketua LSM BBC Garda Jerman Subang, Iman Jaelani, mengaku kecewa dengan pelaporan LSM AKSI yang diketuai Warlan. Menurut Iman dengan pelaporan tersebut bisaberpengaruh kepada pengunjung pariwisata Sari Ater yang kini semakin sepi.

"Kami atas nama putra daerah Ciater merasa sangat kecewa atas tindakan yang dilakukan oleh Warlan yang mengimbas kepada sepinya pengunjung pariwisata sari ater, dan komunitas para pedagang mengeluhkan sekali bahwa pengunjung akhir-akhir ini sangat berkurang tidak seperti biasanya," ujar Iman dalam rilis yang diterima TINTAHIJAU.com

Iman mempertanyakan dasar laporan Warlan kepada Kejati tersebut tersebut. "Kami ingin menindaklanjuti pelaporan tersebut dengan beberapa factor, yang pertama atas dasar apa sodara Warlan melaporkan tindakan tersebut sehingga mengimbas kepada sepinya pengunjung?," tanyanya.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Alhamdulillah, Hari Ini Kasus Covid-19 di Subang Nihil Penambahan https://t.co/YgJ7RETD65
BPBD Majalengka Ingatkan Potensi Bencana saat Musim Hujan https://t.co/nFxdBJnqwx
OPINI: Menemukan Identitas Bangsa di Tengah Keberagaman https://t.co/tdeGg9JDt0
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter