FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Mengenal Anonymous, Peretas Situs Polisi AS Pasca Kematian George Floyd

Kelompok peretas Anonymous muncul kembali dan mengunggah video berisi ancaman akan membongkar kejahatan yang dilakukan anggota Kepolisian Minneapolis, Minnesota, terkait dengan kematian George Floyd yang memicu aksi demonstrasi dan kerusuhan di sejumlah daerah di Amerika Serikat.

Seperti dilansir Sputniknews, Senin (1/6), kelompok Anonymous menyatakan mereka tidak yakin Kepolisian Minneapolis bisa netral dalam menyelidiki kasus tersebut.

Floyd meninggal setelah mengalami tindak kekerasan oleh anggota Polsek 3 Minneapolis, dengan dalih melawan ketika ditangkap pada 25 Mei lalu.

BACA JUGA:
Netizen Geram Karena Ada Perusuh di AS Bertato Indonesia
Waspada Modus Baru Peretasan WhatsApp, Jangan Sampai Anda Terkecoh
Ngeri... Ini Cara Peretas Beraksi di Akun Ponsel Anda

"Petugas kepolisian yang membunuh penduduk sipil dan melakukan tindak kejahatan harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka seperti halnya kami. Jika tidak, maka mereka meyakini mereka bisa melakukan apapun yang mereka mau," demikian isi rekaman video tersebut.

"Sangat disayangkan, kami tidak mempercayai lagi organisasi kalian yang korup untuk menegakkan keadilan, jadi kami akan mengungkap kejahatan kalian kepada dunia," lanjut narasi dalam rekaman tersebut, seperti dilansir RT.

Tidak lama kemudian, situs kepolisian Minneapolis diretas sejak Sabtu pekan lalu dengan Serangan DOS (DDoS), yakni membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem atau jaringan. Kepolisian dan pemerintah kota setempat tidak menanggapi saat dimintai konfirmasi terkait hal itu.

Petugas kepolisian Polsek 3 Minneapolis, Derek Chauvin, yang menekan leher Floyd dengan lutut saat penangkapan hingga tersangka kehabisan napas dijerat dengan sangkaan pembunuhan tingkat tiga.

Kasus Floyd memicu aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan dan penjarahan di Minneapolis, Atlanta, San Francisco, Miami, dan Denver. Kota-kota tersebut menerapkan jam malam untuk meredam gelombang protes.

Sedangkan negara bagian Minnesota, Georgia, Kentucky, Wisconsin, Colorado, Ohio, dan California meminta bantuan korps pasukan Garda Nasional untuk membubarkan massa.

Kelompok peretas Anonymous bukan pertama kali diketahui melakukan peretasan sebagai bentuk aksi protes. Kelompok itu yang dianggap sebagai 'aktivis' telah dikaitkan dengan berbagai insiden terkenal selama bertahun-tahun, termasuk serangan internet terhadap pemerintah, perusahaan besar, lembaga keuangan, dan kelompok agama.

Anonymous mendapat perhatian nasional pada 2008, ketika meretas situs Web Church of Scientology. Meskipun banyak yang memuji Anonymous, anggota kelompok peretasan itu telah menghadapi tuntutan atas tindakan mereka.

FBI telah menuduh Anonymous melakukan cyberstalking, peretasan komputer, dan penipuan.

Melansir ABC, aktivis internet Gregg Housh menyatakan Anonymous sebelumnya adalah sekelompok individu tanpa bentuk yang dapat melibatkan siapa saja yang ingin menggunakan merek tersebut. Dia berkata Anonymous dibuat untuk digunakan dan diadopsi oleh siapa saja.

Housh menuturkan, Anonymus beranggotakan perempuan, laki-laki, Demokrat, Republik, muda, tua, dan orang-orang dari berbagai ras dan kebangsaan. Di dunia nyata, Anonymous telah dipraktikkan oleh orang yang melakukan unjuk rasa dengan mengenakan topeng Guy Fawkes untuk mengaburkan identitas mereka.

Housh menyampaikan tujuan utama dari Anonymous adalah memerangi sensor, mempromosikan kebebasan berbicara, dan melawan kontrol pemerintah yang memicu orang-orang tidak dapat melakukan aksi kolektif. Housh menyebut secara prinsip Anonymous adalah kelompok yang anti-penindasan.

Housh menjelaskan Anonymous tidak memiliki daftar keanggotaan atau organisasi khusus. Salah satu tindakan Anonymous bisa tercipta lewat sebuah koneksi khusus atau obrolan grup.

Namun tidak semua orang yang terkait dengan grup menyetujui setiap tindakan yang diambil atas nama Anonymous.

"Saya tidak berpikir Anda akan dapat menemukan Anon yang tidak akan kecewa tentang setidaknya satu operasi," ujar Housh.

Di sisi lain, kelompok Anonymous sangat lihai dalam menyerang targetnya. Hal itu telah terbukti dari dikendalikan dan dirusaknya sebuah situs web hingga bocornya informasi yang diretas.

Misalnya, Anonymous diduga meretas dan memposting pesan di situs perusahaan keamanan komputer HPGary dan CEO-nya. Bahkan mengunduh ribuan email dan mengambil kendali atas akun Twitter CEO HPGary.

Pada 2013, Anonymous mendapatkan ketenaran ketika programmer Deric Lostutter bekerja untuk mengungkap penutup dalam kasus pemerkosaan Steubenville. Dia mengirim pesan video yang menyerukan aksi, mendorong aksi pengambilalihan situs, dan mengungkap email pribadi.

Anonymous juga bekerja dengan kelompok-kelompok lain untuk membantu pemberontakan Musim Semi Arab, khususnya di Tunisia dan Mesir untuk menjaga akses ke internet tetap terbuka bagi para penyelenggara di lapangan.

Melansir Wired, kelompok Anonymous tidak memiliki pemimpin sehingga membuatnya tampak mistis. Anonymous adalah kelompok yang bisa menyusup ke dimensi apa pun, untuk memobilisasi tidak hanya mesin tetapi tubuh.

Anonymous diklaim sangat menakutkan bagi lembaga-lembaga kuat di seluruh dunia, mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga organisasi nirlaba.

Pola kerja Anonymous terbilang sederhana, yakni individu mengusulkan tindakan, orang lain bergabung (atau tidak), dan kemudian bendera Anonim dikibarkan saat beraksi. Tidak ada orang yang memberikan izin, tidak ada janji pujian, atau penghargaan. Setiap tindakan Anonymous menjadi imbalannya sendiri.

Pada awalnya, Anonymous dikabarkan hanya tentang hiburan. Namun, Anonymous tumbuh tanpa diketahui penyebabnya menjadi semacam sistem dalam internet untuk menyerang balik pada siapa pun yang dianggap sebagai musuh atas kebebasan di dunia internet atau nyata.

Sumber: CNN Indonesia (1 | 2) | Foto: Tangkapan layar saat Anonymous beraksi pasca insiden kematian George Floyd di AS

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bupati Majalengka Minta Sektor Wisata jadi Lokomotif Ekonomi https://t.co/uSwnxzRL86
Bansos Tahap Ketiga Cair, Warga Subang: Kalau Bisa Sampai Akhir Tahun https://t.co/ep0aLTCw6G
Pemkab Majalengka Siapkan Modal Usaha untuk TKW yang Selamat Dari Hukum Mati https://t.co/FkqJMMQUJZ
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter