FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

AMSI Dorong Ekosistem Digital yang Adil Bagi Media Online

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggodong strategi ekosistem digital yang adil bagi media online

Hal ini mengemuka pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2021. Kegiatan berlangsung virtual dihadiri 65 peserta. Mereka perwakilan dari 21 AMSI wilayah, Pengurus Nasional AMSI, Majelis Etik serta Badan Pertimbangan dan Pengawasan Organisasi.  

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan fokus pembahasan rakernas mencakup pembenahan internal organisasi agar ke depan lebih profesional dan membahas kondisi eksternal untuk mendorong ekosistem digital yang lebih sehat.

"Lanskap media saat ini lebih rumit, sisi bisnis dan distribusi menjadi komoditi terbesar yang tidak seluruhnya dikuasai oleh media tapi menjadi ceruk bisnis bagi platform. AMSI harus membantu menjaga agar ekosistem digital ini lebih fair untuk media online," ujarnya dalam pernyataan tertulisnya yang diterima TINTAHIJAU.com

Sekjen AMSI Wahyu Dhyatmika menambahkan sinkronisasi kondisi eksternal dan internal AMSI Pusat dan wilayah penting dilakukan untuk membangun persepsi yang sama antara pengurus pusat dan wilayah.


BERITA LAINNYA:
AMSI Berkepentingan Menjaga Kualitas Produk Jurnalistik
Pimred Jabarnews Terpilih Sebagai Ketua AMSI Jabar
Dari Kongres AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten Sehat

"Mensinkronkan kebutuhan program AMSI nasional dan AMSI wilayah diperlukan agar terbangun persepsi yang searah dalam mencapai tujuan dan sasaran yang ingin dicapai,” ujar Pemimpin Redaksi Majalah Tempo ini.

Sementara itu perwakilan Majelis Etik, Yosep Adi Prasetyo, mendorong AMSI mengubah cara berpikir sebagai organisasi perusahaan pers.

"AMSI perlu mengubah cara berpikir dari wartawan menjadi cara berpikir pebisnis untuk kesejahteraan pers. Karena itu diperlukan Panduan dan Prinsip Etika Bisnis perusahaan-perusahaan media siber," ujarnya.

Mantan Ketua Dewan Pers ini mengatakan panduan kelak tidak hanya berisi nilai-nilai, tapi juga mencakup kebijakan, etika dan prinsip bisnis anggota AMSI serta sanksi.

"AMSI perlu Panduan dan Prinsip Etika Bisnis yang mempertajam etika AMSI sebagai asosiasi perusahaan pers. Pada dasarnya AMSI adalah organisasi non profit, namun juga perlu meluaskan misi agar profitable,” ujarnya.

Rakernas yang berlangsung selama 9 jam ini berhasil merumuskan langkah-langkah strategis organisasi untuk penguatan internal dan eksternal organisasi. Tim Internews membantu proses persiapan, serta Erwien Djayoesman (M&E Specialist) dan Firmansyah Syamsi (Media Engagement Specialist) menjadi fasilitator utama rakernas tahun ini.





FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Inovasi Gubernur Jabar dalam Pembangunan Daerah di Tengah Pandemi Covid-19 https://t.co/rElgH7mhmS
Pendidikan Lalu Lintas Akan Diajarkan di Sekolah di Majalengka https://t.co/lO5QPJLCJR
Bupati Majalengka Lantik 74 Pegawai P3K Penyuluh Pertanian https://t.co/i86iEr8Xk7
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter