FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Diguyur Dana PNPM Rp850 Juta, Ini Penampakan RW 02 Pamanukan Hilir 

TINJAU PAMANUKAN- Desa Pamanukan Hilir, Kecamatan Pamanukan, Subang mendapat bantuan Program PNPM Mandiri Perkotaan sebesar Rp850 juta. Dana sebesar itu direalisasikan guna Penataan Lingkungan Pemukiman-Berbasis Komunitas(PLP-BK) di RW 02.

Di Kabupaten Subang hanya dua desa yang mendapat program PNPM yang bersumber APBD Provinsi. Selain Desa Pamanukan Hilir, penerima dana PNPM lainnya adalah Desa Sareja, Kecamatan Jalancagak. Untuk Desa Pamanukan Hilir, mereka mendapatkan bantuan sebesar Rp850 juta. Dari dana sebesar itu, pada periode pertama yang diterima baru sekitar 30 persen atau sekitar Rp254.838.500.

BKM Nuklir sebagai pelaksana kegiatan realisasi dana PNPM. Sekretaris BKM Nuklir, Mohamad Rosidin mengatakan kegiatan Program PNPM Mandiri melalui Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas(PLP-BK) itu seluruhnya direalisasikan di RW 02 Desa Pamanukan Hilir.

Rosidin mengatakan, dalam prakteknya dana itu direalisasikan diantaranya untuk pembangunan TPT sepanjang 845 meter dengan anggaran Rp489.977.000, perbaikan Rutilahu sebanyak 8 rumah dengan anggaran Rp200 juta, bak sampah 6 buah dengan angaran Rp9 juta, jembatan sepanjang 5 meter dengan anggaran Rp 27.416.000.

Selain itu, dana PNPM juga digunakan untuk SPAL sepanjang 360 meter dengan total anggaran Rp55.461.000, MCK 1 unit dengan anggaran Rp34.285.000, SAB 1 unit dengan anggaran Rp15.661.000, dan pintu air 1 unit dengan anggaran Rp18.200.000.

"Suksesnya program PLP-BK ini akan membawa nilai positif bagi Kabupaten Subang, maka dari itu kami mohon dukungannya dari seluruh elemen masyarakat demi suksesnya program yang didanai dari APBD Provinsi Jawa Barat ini," kata Rosidin kepada TINTAHIJAU.com

Fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan Husni mengatakan sejauh ini program Penataan Lingkungan Pemukiman berbasis Komunitas(PLP-BK) yang berlokasi di RW 02 Desa Pamanukan Hilir untuk termin pertama sudah berjalan dengan baik sesuai RAB dan pengerjaan proyeknya telah selesai 30 persen. Sementara untuk pencairan dana PNPM periode kedua sebesar Rp509.912.500 pada akhir pekan kemarin.

"Kita berharap tidak hanya pengerjaannya yang baik namun juga harus tertib adminitrasi dan LPJ dari setiap termin kegiatan harus dilaporkan karena akan diperiksa oleh BPKP, jangan sampai ada kesalahan baik dari adminitrasi, LPJ maupun pengerjaannya harus sesuai RAB," kata Husni. [Ahya Nurdin]

 

Foto: pembangunan rumah tidak layak huni

Follow twitter @tintahijaucomt


Banner Kanan 1
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Menguji Andrenalin di Wisata Paralayang Majalengka https://t.co/f1ftFFVZC6 https://t.co/eNQoT7etuf
Kunker Bareng Gubernur, Ini Agenda Bupati Subang di Australia https://t.co/PIxjbZyjoB
Perjalanan hidup kita di dunia ini sama singkatnya dengan durasi video ilustrasi ini. Tapi durasi yang singkat ini… https://t.co/GZZIJKovaF
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page