FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Dibekali Pemahaman Jurnalistik, Kader TMP akan Awasi Realisasi Dana Desa

TINJAU SUBANG- Kader Taruna Merah Putih (TMP) Subang akan lakukan pengawasan terhadap realisasi dana desa. Dengan bekal pemahaman jurnalis, TMP diharapkan mampu mengendus praktek curang penggunaan dana desa tersebut.

Pesan ini terungkap dalam Kegiatan Kaderidasi Pratama ke-2 TMP di Gunung Paseh, Ranggawulung, Subang. Hadir dalam kegiatan itu sebanyak 60 kader TMP dari perwakilan 30 Kecamatan, plus perwakilan Depok.

Kegiatan yang digelar selama dua hari itu diisi dengan materi kewirausahaan, peran pemuda dalam dunia kesehatan, soal pemerintahan, dan ideologis Pancasila serta literasi media. Di luar petinggi PDIP sebagai pemateri, TMP menghadirkan praktisi kesehatan, dr. Rana Raharja dari RSUD Ciereng, dan Annas Nashrullah dari media online TINTAHIJAU.com.

"Dalam Kaderisasi TMP ini mereka dibekali ilmu dan pembinaan kader dalam perannya untuk membangun Subang. Pertama dididik ketrampilan, pengawsan pembangunan. Mereka juga dibekali ilmu jurnalis, dengan insting sebagai jurnalis kita harapkan mampu mengawasi realisasi dana desa," kata Sekretaris DPC PDIP Maman Yudia.

Pentingnya pengawasan dalam penggunaan dana desa itu, kata Maman, penting dilakukan demi cita-cita ideal digulirkannya dana desa oleh pemerintahan Joko Widodo bisa tercapai sesuai harapan.

"Sehingga menghasilkan pembangunan berkualitas, tepat sasaran dan akhirnya bisa dinikmati secara oftimal oleh masyarakat," jelasnya.

Senada dengan Maman, Ketua Pelaksana Kaderisasi TMP tingkat Pratama, Yandes Setiawan menambahkan, dengan kegiatan semacam ini, outputnya kader TMP memiliki bekal saat terjun ke masyarakat. Mereka, imbuhnya, harus mampu menyadap dan mengendus upaya atau aksi yang mengarah pada pembelokkan setiap program pemerintah.

"Ini bekal buat kader TMP. Kita membangun Subang dengan cara kita masing-masing, misalnya mengawasi program pemerintah sehingga tidak diselewengkan. Kita akan hadir di sana. Sehingga pembangunan itu bisa kita rasakan," ujarnya.

Di luar itu, yang unik dari kegiatan ini adalah, puluhan peserta seperti layaknya sasnt6rti di epsantren tradisional. Selama dua hari mengikuti kaderisasi, mereka tidur di tempat seadanya dan masak makanan sendiri. Menurut salah seorang pelaksana kegiatan, Niko Rinaldo, konsep ini sengaja dibuat bagian dari menempa mental peserta. Sehingga mental para kader ini, siap dalam kondisi apapun namun tidak berdampak pad akendurnya semangat. [annas nashrullah l @jejakAnnas]

follow twitter @tintahijaucom


Twitter Update

Kapolres Subang, AKBP. Teddy Fanani, memberikan bantuan sembako kepada Unang (60) warga Pabuaran. Kakek yang sehar… https://t.co/Fl7Xcb9aeD
Ternyata Ini yang Diperlukan Wanita Agar Bisa Orgasme, Pria Wajib Tahu https://t.co/vlvwII7bkT
Hendak Kerja di Jakarta, Banyak Warga Karawang Ajukan SIKM ke Gugus Tugas https://t.co/kzEYlXLvxu
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter