Puluhan Seniman Subang Gelar Pameran Lukis Selama Sepekan

TINJAU SUBANG- Sebanyak 20 seniman lukis asal Subang menggelar pameran karya seni lukis di Gedung Panca Bhakti Golkar, Jl. KS Tubun, Subang. Kegiatan ini digelar selama sepekan hingga 14 Mei mendatang.

Event yang digelar Komunitas Pecinta Seni Lukis Subang ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Imas Aryumningsih, Senin (9/5/2016). Pembukaan ditandai dengan gunting pita yang dipasang di pintu masuk lokasi pameran.

Bupati didampingi Sekretaris Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Agustias dan Ketua Dewan Kesenian Subang Wawan Renggo meninjau satu persatu karya tulis 20 seniman lukis.

Ketua Komunitas Pecinta Seni Lukis Subang Sugandi menjelaskan, pameran selama sepekan ini guna membuktikan eksistensi seni lukis di Kabupaten Subang. Ke depan, karya seni lukis ini menambah khazanah wisata yang ada di Subang.

"Kita ingin menyampaikan, bahwa Subang memiliki seniman-seniman lukis yang sudah mengikuti sejumlah pameran tingkat nasional. Ke depan, potensi ini kita harapkan bisa diwadahi Pemkab dalam sebuah Galery lukis sehingga menjadi salah satu daya tarik wisatawan ke Subang," kata Sugandi.

Gedung Panca Bhakti Golkar disulap menjadi Galery Karya Seniman Lukis Subang. Sebanyak 70 karya lukis jenis realis, ekspresionis, suryalis, kubisme, dan naturalisme dipamerkan di sana. Tidak hanya karya seni lukis, di salah satu titik ada karya seni pahat, seperti wayang golek dan patung terbuat dari kayu.

Wakil Bupati Subang Imas Aryumningsih mengapreisasi pameran seni lukis ini. Ia mengatakan, dengan event ini membuktikan, potensi Subang tidak hanya pada wisata, tapi Subang memiliki SDM dan kreatifitas di bidang seni lukis.

"Ini menunjukkan bahwa kita, Kabupaten Subang memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dari wisata alam, kuliner dan kreatifitas seperti seni lukis ini. Ini cukup membanggakan kita," kata Imas.

Saat disinggung soal keberadaan Galery guna menampung kreatifitas seniman lukis, Imas menyebutkan pada 2017 nanti akan mempercantik Wisma Karya sebagai museum. Di museum itu, kata Imas, diantaranya akan dibuat Galery untuk menampung kreatifitas seperti seniman lukis ini.

"Subang ini satu-satunya Kabupaten yang tidak memiliki museum, 2017 kita akan memiliki museum yang lebih bagus, dalam arti kemegahannya tapi di dalamnya ada benda sejarah, Subang itu kaya dg sejarah," terangnya.

Keberadaan museum ini penting. Selain untuk menampung benda bersejarah, juga untuk mengenalkan sejarah Subang kepada generasi pelanjut dan menjadi wadah kreatifitas warga Subang di bidang seni.

Sementara Ketua Dewan Kesenian Subang Wawan Renggo menyebutkan, jika digali dan diapreisasi, SDM Subang di bidang seni sangat besar. Hanya saja, minimnya perhatian Pemerintah, potensi yang sudah ada pun lambat laun tergerus.

"Bicara seni di Subang, saya kira semua bidang seni di sini ada semua, apapun jenisnya. Subang ini kiblat kesenian di Jabar. Yang menjadi persoalan adalah seberepa besar Pemkab menaruh perhatian terhadap seniman yang sudah ada. Apakah cuma seremonial, atau sungguh-sungguh," kata Wawan.

Wawan menegaskan, tidak tepat jika karya seni ini dimaknai sebagai industri yang bisa mencetak rupiah seperti lainnya. Sebab, kata Wawan, Karya Seni, dalam aneka jenisnya, orientasinya bukan materi melainkan aktualisasi.

"Kekurangan itulah yang harus disuport Pemkab, setidaknya pemerintah mau memfasilitasi karya seni itu. Bukan justru sebaliknya, mereka dibiarkan dengan sendirinya. Kalau begini, wajar banyak pelaku seni yang memilih bidang lain," tandasnya.

Follow twitter @tintahijaucom | FB: Berita Tintahijau


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Apakah Berhubungan Intim Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh? Ini Jawabannya https://t.co/OL9M7Yl6Dc
Catat! Ini Tiga Penyakit yang Sering Muncul Setelah Lebaran https://t.co/IqLghAkHo6
Viral! Polisi di Karawang Tolong Ibu Melahirkan di Pinggir Jalan dan Belikan Seperangkat Bayi https://t.co/H6WB2xY2jU
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter