FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Aplikasi-aplikasi Ini Semakin Populer Saat WFH Diberlakukan



Pemerintah mengimbau perusahaan mengizinkan karyawan kerja di rumah guna meminimalkan penyebaran virus corona. Setidaknya ada delapan platform yang bisa digunakan untuk mendukung Work From Home (WFH) di tengah pandemi corona.

Platform tersebut seperti Tencent Conference, WeChat Work, Zoom, Microsoft Teams dan Slack. Dikutip dari Reuters, akhir pekan lalu (14/3), unduhan kelima aplikasi itu meningkat hampir lima kali lipat sejak awal tahun ini.

BACA JUGA:
Innalillahi, Pasien Meninggal Karena Corona di Indonesia Jadi 32 Orang
Bersepeda ke Kantor Selain Sehat Juga Mengasyikan
Aplikasi untuk Menunjang Anda Saat Bekerja dari Rumah


Salah satu pendorongnya yakni banyak perusahaan menerapkan kebijakan kerja di rumah akibat mewabahnya virus corona. Berdasarka riset firma analisis aplikasi Sensor Tower, kelima aplikasi itu menggaet 1,4 juta pengguna baru di App Store dan Google Play Store pada minggu pertama Januari.

Jumlahnya meningkat tajam setelah virus corona mulai merebak ke banyak negara selain Tiongkok, termasuk Indonesia, Sensor Tower mencatat, kelima aplikasi itu menggaet 6,7 juta pengguna baru pada minggu pertama Maret.

Data dari Apptopia menunjukkan, pengguna aktif Zoom Video Communications Inc tumbuh 67% per hari sejak awal Januari. Zoom pun menggratiskan layanannya bagi pengguna di Tiongkok karena pandemi corona.

CEO Zoom Eric Yuan mengatakan, hal itu dilakukan untuk membantu orang-orang yang terdampak virus conana. Apalagi, wabah itu mengganggu kegiatan masyarakat Tiongkok, mulai dari urusan kantor hingga belajar mengajar.

Selain itu, Google memiliki layanan yang mendukung Work From Home yakni Hangouts Meet. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu juga menggratiskan layanan ini mulai 1 Maret hingga 1 Juli nanti.

Hal itu dilakukan untuk membantu pengusaha dan pengelola sekolah yang terdampak pandemi corona. “Semakin banyak karyawan, pendidik, dan siswa yang bekerja secara jarak jauh karena penyebaran covid-19. Kami ingin menjalankan bagian kami untuk membantu mereka tetap terhubung dan produktif," ujar Google dikutip dari Business Insider, awal Maret lalu (3/3).

Fitur itu diklaim mampu menggaet 250 peserta per panggilan. Sedangkan fitur streaming di Hangouts Meet bisa melibatkan 100 ribu pemirsa dalam satu domain. Pertemuan yang direkam juga dapat disimpan di Google Drive.

Lalu, ada beberapa layanan baru yang mendukung Work From Home. Dua di antaranya Rumii dan Spatial yang memungkinkan pengguna menghadiri pertemuan secara tiga dimensi (3D) bersama rekan kerjanya.

Rumii merupakan platform pelatihan dan pendidikan yang didukung teknologi virtual reality (VR). Pengembangnya yakni Doghead Simulations, biasanya mematok biaya US$ 14,99 per bulan bagi pengguna.

Namun, perusahaan mulai menawarkan layanannya secara gratis ketika wabah corona mulai menyebar di AS pekan lalu.

Perusahaan perangkat lunak augmented reality (AR) yang berbasis di New York, Spatial, juga mencatat peningkatan penggunaan sebulan terakhir. Chief Executive Officer (CEO) Spatial Anand Agarawala mengatakan, permintaan layanan melonjak 400% pada bulan lalu.

Sedangkan tingkat penggunaan naik 50% dalam seminggu terakhir.

Sumber: KataData | Foto: Pexels

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Update Covid-19 di Majalengka: Tambah Satu Orang, Tiga Orang Dinyatakan Sembuh https://t.co/xo1bBpscvg
Siap-siap! 30 September Ada Pemadaman Listrik di Subang, Cek Lokasinya https://t.co/15RIuilMa1
Bupati Subang Usulkan Rp3 Juta Pertahun Juta untuk Ketua RT https://t.co/paPjn3E1OT
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter