TINJAU Subang- Sejumlah LSM Subang mendesak pejabat yang menyatakan siap mundur jika Bupati Subang nonaktif Eep Hidayat ditahan. Plt Bupati Subang Ojang Sohandi membantah adanya statmen tersebut. Sepengetahuan dirinya, tidak ada pejabat yang menyatakan akan mundur.
"Coba telusuri, kalau tidak salah tidak ada pernyataan atau tanda tangan akan mundur. Yang ada dulu pernyataan tidak melaksanakan tugas walaupun di lapangan tidak ada yang mogok kerja," kata Ojang Sohadni kepada TINTAHIJAU.com
Saat disinggung soal 3 opsi yang bisa diambil bagi pejabat yang mengancam aksi 'mogok kerja' dan mundur, Ojang enggan berkomentar. Dia beralasan. pendapat dirinya tidak bisa mewakili pendapat sejumlah pejabat tersebut. "Silahkan tanya satu persatu. Pejabat yang bikin pernyataan kan banyak, saya tidak bisa mewakili pendapat pribadi-pribadi para pejabat," tandasnya.
Asisiten I Bidang Pemerintahan Setda Pemkab Subang, Saad abdul Gani, mengatakan para pejabat tidak pernah membuat surat pengunduran diri. "Yang benar, kami membuat surat tertulis menyerahkan pekerjaan pemerintahan dan kendaraan milik Pemkab Subang ke Mendagri," ujarnya.
Dikatakan Saad. ketika itu disampaikan ke kantor Kemendagri di Jakarta. Namun waktu itu tidak diterima Mendagri, dan hanya diterima pejabat setingkat direktur yang mengurusi persoalan hukum.
"Jadi, surat pernyataan itu pun akhirnya dibawa pulang kembali. Apabila ada LSM yang mempunyai bukti adanya dokumen surat pernyataan mengundurkan diri para pejabat, pihaknya minta dibuktikan. Kemudian sama sama meneliti apa yang tertuang dalam surat itu. Memang waktu itu ada yang mengucapkan siap mundur secara lisan, tidak dalam bentuk pernyataan tertulis," ujarnya







Comments
ksatria sejati...
yang ngerasa ngomong mau ngundurin diri...ngacung..!!!
RSS feed for comments to this post