Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Senin, 20 Mei 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
2 Paslon Bupati Subang Perseorangan Belum Aman 2 Paslon Bupati Subang Perseorangan Belum Aman TINJAU SUBANG- Sebanyak 2 dari 6 pasangan calon (paslon) per...
Diserang Hama, Hasil Panen Petani Subang Anjlok Diserang Hama, Hasil Panen Petani Subang Anjlok TINJAU SUBANG- Petani di Kabupaten Subang mengeluhkan anjlok...
Pesan Menkominfo pada Harkitnas di Subang Pesan Menkominfo pada Harkitnas di Subang TINJAU SUBANG- Apel peringatan hari Kebangkitan Nasional (Ha...
Belum Terima Anggaran,  Panwaslu Subang Galau Belum Terima Anggaran, Panwaslu Subang Galau TINJAU SUBANG- Anggaran panitia pengawas pemilu (Panwaslu) S...
Kiyai, PNS dan Anggota DPR Daftar Cabup Subang dari Demokrat Kiyai, PNS dan Anggota DPR Daftar Cabup Subang dari Demokrat TINJAU SUBANG- Sepekan membuka pendaftaran bakal calon Bupat...
Ada Air Mengalir di Bawah Jalan Subang Ada Air Mengalir di Bawah Jalan Subang TINJAU SUBANG- Proyek perbaikan jalan di jalur tengah yang m...

Plt Bupati Subang: Bukan Mundur tapi Mogok

TINJAU Subang- Sejumlah LSM Subang mendesak pejabat yang menyatakan siap mundur jika Bupati Subang nonaktif Eep Hidayat ditahan. Plt Bupati Subang Ojang Sohandi membantah adanya statmen tersebut. Sepengetahuan dirinya, tidak ada pejabat yang menyatakan akan mundur.

Menurut Ojang, mereka hanya mengancam untuk tidak melaksanakan tugasnya. Meskipun, kata Ojang, fakta di lapangan ancaman itu tidak terbukti.
"Coba telusuri, kalau tidak salah tidak ada pernyataan atau tanda tangan akan mundur. Yang ada dulu pernyataan tidak melaksanakan tugas walaupun di lapangan tidak ada yang mogok kerja," kata Ojang Sohadni kepada TINTAHIJAU.com

Saat disinggung soal 3 opsi yang bisa diambil bagi pejabat yang mengancam aksi 'mogok kerja' dan mundur, Ojang enggan berkomentar. Dia beralasan. pendapat dirinya tidak bisa mewakili pendapat sejumlah pejabat tersebut. "Silahkan tanya satu persatu. Pejabat yang bikin pernyataan kan banyak, saya tidak bisa mewakili pendapat pribadi-pribadi para pejabat," tandasnya.

Asisiten I Bidang Pemerintahan Setda Pemkab Subang, Saad abdul Gani, mengatakan para pejabat tidak pernah membuat surat pengunduran diri. "Yang benar, kami membuat surat tertulis menyerahkan pekerjaan pemerintahan dan kendaraan milik Pemkab Subang ke Mendagri," ujarnya.

Dikatakan Saad. ketika itu disampaikan ke kantor Kemendagri di Jakarta. Namun waktu itu tidak diterima Mendagri, dan hanya diterima pejabat setingkat direktur yang mengurusi persoalan hukum.

"Jadi, surat pernyataan itu pun akhirnya dibawa pulang kembali. Apabila ada LSM yang mempunyai bukti adanya dokumen surat pernyataan mengundurkan diri para pejabat, pihaknya minta dibuktikan. Kemudian sama sama meneliti apa yang tertuang dalam surat itu. Memang waktu itu ada yang mengucapkan siap mundur secara lisan, tidak dalam bentuk pernyataan tertulis," ujarnya


Berita terkait:

 

Comments  

 
0 #1 gelar 2012-04-03 19:51
:lol:
ksatria sejati... :-*
yang ngerasa ngomong mau ngundurin diri...ngacung..!!!
Quote
 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio