Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Kamis, 23 Mei 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Ada Mafia Dukungan di Calon Perseorangan Ada Mafia Dukungan di Calon Perseorangan TINJAU GARUT- LSM Laskar Indonesia Kabupaten Garut menyinyal...
Kini, Warung Angkringan Marak di Subang Kota Kini, Warung Angkringan Marak di Subang Kota TINJAU SUBANG- Dalam kurun waktu setahun terakhir ini, perla...
Diusung 12 Parpol, Makmur Sutisna Maju dari Partai Diusung 12 Parpol, Makmur Sutisna Maju dari Partai TINJAU SUBANG- Setelah gagal dari perseorangan, mantan Kepal...
Curi 20 Kambing, Pemiliknya Dibalok Hingga Tewas Curi 20 Kambing, Pemiliknya Dibalok Hingga Tewas TINJAU PUSAKAJAYA- Gara-gara butuh dana untuk ongkos ke Pal...
Polisi dan Komunitas Motor Sepakat Berantas Geng Motor Polisi dan Komunitas Motor Sepakat Berantas Geng Motor TINJAU SUBANG- Polisi dan Komunitas Motor sepakat memberanta...
Pria Berjenggot ini Tewas di Pinggir Jalan Dawuan Pria Berjenggot ini Tewas di Pinggir Jalan Dawuan TINJAU SUBANG- Sesosok mayat dengan jenggot lebat ditemukan ...

Plt Bupati Subang: Bukan Mundur tapi Mogok

TINJAU Subang- Sejumlah LSM Subang mendesak pejabat yang menyatakan siap mundur jika Bupati Subang nonaktif Eep Hidayat ditahan. Plt Bupati Subang Ojang Sohandi membantah adanya statmen tersebut. Sepengetahuan dirinya, tidak ada pejabat yang menyatakan akan mundur.

Menurut Ojang, mereka hanya mengancam untuk tidak melaksanakan tugasnya. Meskipun, kata Ojang, fakta di lapangan ancaman itu tidak terbukti.
"Coba telusuri, kalau tidak salah tidak ada pernyataan atau tanda tangan akan mundur. Yang ada dulu pernyataan tidak melaksanakan tugas walaupun di lapangan tidak ada yang mogok kerja," kata Ojang Sohadni kepada TINTAHIJAU.com

Saat disinggung soal 3 opsi yang bisa diambil bagi pejabat yang mengancam aksi 'mogok kerja' dan mundur, Ojang enggan berkomentar. Dia beralasan. pendapat dirinya tidak bisa mewakili pendapat sejumlah pejabat tersebut. "Silahkan tanya satu persatu. Pejabat yang bikin pernyataan kan banyak, saya tidak bisa mewakili pendapat pribadi-pribadi para pejabat," tandasnya.

Asisiten I Bidang Pemerintahan Setda Pemkab Subang, Saad abdul Gani, mengatakan para pejabat tidak pernah membuat surat pengunduran diri. "Yang benar, kami membuat surat tertulis menyerahkan pekerjaan pemerintahan dan kendaraan milik Pemkab Subang ke Mendagri," ujarnya.

Dikatakan Saad. ketika itu disampaikan ke kantor Kemendagri di Jakarta. Namun waktu itu tidak diterima Mendagri, dan hanya diterima pejabat setingkat direktur yang mengurusi persoalan hukum.

"Jadi, surat pernyataan itu pun akhirnya dibawa pulang kembali. Apabila ada LSM yang mempunyai bukti adanya dokumen surat pernyataan mengundurkan diri para pejabat, pihaknya minta dibuktikan. Kemudian sama sama meneliti apa yang tertuang dalam surat itu. Memang waktu itu ada yang mengucapkan siap mundur secara lisan, tidak dalam bentuk pernyataan tertulis," ujarnya


Berita terkait:

 

Comments  

 
0 #1 gelar 2012-04-03 19:51
:lol:
ksatria sejati... :-*
yang ngerasa ngomong mau ngundurin diri...ngacung..!!!
Quote
 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio