Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Jumat, 24 Mei 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Subhanallah, Danlanud Suryadharma Hobi Santuni Yatim Subhanallah, Danlanud Suryadharma Hobi Santuni Yatim TINJAU KALIJATI- Nilai-nilai spiritual di jajaran TNI AU Sur...
4 Pria Berseragam Polisi Bajak Mobil di Subang 4 Pria Berseragam Polisi Bajak Mobil di Subang TINJAU SUBANG- 4 kawanan spesial pembajak mobil melancarkan ...
Ada 2 Siswa yang Tidak Lulus UN di SUbang Ada 2 Siswa yang Tidak Lulus UN di SUbang TINJAU SUBANG- Dinas Pendidikan Subang mengklaim 100% siswa ...
2 Desa di Pantura Terancam Hanyut Disapu Banjir Rob 2 Desa di Pantura Terancam Hanyut Disapu Banjir Rob TINJAU LEGONKULON- Abrasi di sepanjang laut jawa Legonkulon ...
Siswa SDN Soklat Jadi Dalang Favorit se-Jabar Siswa SDN Soklat Jadi Dalang Favorit se-Jabar TINJAU SUBANG- Shildam Gema Amanda Firdaus siswa SDN Soklat,...
Polres Subang akan Tindak Pesta Kelulusan UN Polres Subang akan Tindak Pesta Kelulusan UN TINJAU SUBANG- Jumat (24/5/2013) besok, hasil Ujian Nasional...

Disebut Rezim Eep Hidayat, 40 OKP Tolak Ojang

TINJAU Subang- Puluhan Organisasi kepemudaan (OKP) Subang mendesak Ojang Sohandi mundur dari jabatannya sebagai plt Bupati Subang. Massa OKP juga mendesak, pemerintah Provinsi membatalkan pelantikan Ojang sebagai Bupati menggantikan Eep Hidayat. Mereka menilai, sebagai mantan ajudan dan pendamping Eep, Ojang bagian dari rezim seniornya tersebut.

Desakan itu muncul pada saat rapat terbuka puluhan OKP yang tergabung dalam Rembug Rakyat Subang di Wisma Karya, Jl. Ahmad Yani, Rabu (18/4).
Dalam rapat tersebut menghasilkan 7 rekomendasi, diantaranya adalah Ojang Sohandi dinilai sudah menyalahi wewenang jabatan dan melanggar sumpah janji karena sudah mengerahkan massa pejabat aksi pendukungan kepada Eep Hidayat di MA. Tidak itu saja, Ojang dituding mempelopori aksi "penyerahan jabatan" kepada Mendagri.

"Tindakan itu merupakan keputusan yang secara khusus untuk kepentingan pribadi dan kelompok dengan mendeskreditkan masyarakat Subang, yang berdampak penilaian negatif atas Subang," tandas Koordinator Rembug Rakyat Subang, Jaka Septia Arizona kepada TINTAHIJAU.com

Oleh karenya, tegas Jaka, Rembug Rakyat Subang menegaskan menbut mandat kedaulatan hak suara kepada Plt. Ojang Sohandi. Mereka juga mendesak pemerintah pusat dan provinsi segera mengambil alih penyelengaraan pemkab Subang.  "Kita juga mendesak DPRD segera mengambil keputusan untuk memberhentikan Plt Ojang Sohandi," tandasnya.

Selain memecat Ojang, mereka juga meminta sanksi pemberhentian dengan tidak hormat kepada PNS yang melakukan indispliner, karena dinilai telah mengintegralkan diri sebagai kekuatan politik tertentu.

Rapat terbuka itu diikuti sedikitnya 40 Ormas dan OKP di Kabupaten Subang. Usai menyampaikan rekomendasinya, seluruh perwakilan menandatangani isi petisi dan dan akan dilayangkan ke Presiden, Gubernur Jabar dan DPRD Subang.



 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio