TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Sabtu, 23 Agustus 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Pagar Sekolah Ambruk, Siswa SD di Pabuaran Dilarikan ke RS Pagar Sekolah Ambruk, Siswa SD di Pabuaran Dilarikan ke RS TINJAU PABUARAN- Pagar SD Sekar Budaya, Desa Salamjaya, Keca...
Dampak Galian C, Pemukiman Belakang DPRD Subang Kerap Banjir Dampak Galian C, Pemukiman Belakang DPRD Subang Kerap Banjir TINJAU SUBANG- Dampak aktivitas Galian C menjadi sorotan. Se...
Preman Ciater Aniaya Karyawan PT. SariAter Preman Ciater Aniaya Karyawan PT. SariAter TINJAU CIATER- Gara-gara tersinggung dengan prilaku karyawan...
Soal Rumah Nyaris Ambruk, ini Penjelasan Dinas Tarkimsih Subang Soal Rumah Nyaris Ambruk, ini Penjelasan Dinas Tarkimsih Subang TINJAU SUBANG- Kondisi rumah pasangan suami istri (Pasutri) ...
Pembebasan Jalan Tol Cipali di Subang Belum Tuntas Pembebasan Jalan Tol Cipali di Subang Belum Tuntas TINJAU CIBOGO- Pembebasan lahan yang digunakan untuk proyek ...
Sempat Memanas, Warga dan Pengusaha Galian C Akhirnya Sepakat Sempat Memanas, Warga dan Pengusaha Galian C Akhirnya Sepakat TINJAU DAWUAN- Kisruh soal usaha galian C di Desa Cisampih, ...

6 Paslon Bupati Subang Perseorangan Dibungkus

TINJAU SUBANG- Mengejutkan, di detik-detik terakhir penyerahan syarat dukungan calon Bupati Subang perseorangan, KPU diserbu 4 pasangan calon (Paslon). Jumlah itu menggenapkan jumlah total paslon independen menjadi 6 paket.

Tepat pukul 23.00 WIB, keempat calon itu datang ke KPU secara bergelombang. Diawali pasangan Supardan-Jajang Rosadi (Sudi), Makmur Sutisna-Aseng Junaedi (Maju), Din Wahidin-Hidayat (Wahid) dan ditutup Wawan Hermawan-Budiono (Wani) beberapa menit sebelum waktu penyerahan habis, atau pukul 00.00 WIB

Ada yang unik dari kedatangan mereka, seluruh calon itu tidak ada satupun yang membawa partnernya atau calon wakil Bupati. Mereka datang hanya dikawal beberapa pendukungnya.

Waktu yang tidak memungkinkan, membuat KPU menunda proses perhitungan dukungan yang menjadi syarat mutlak calon perseorangan. "Kita hitung besok," kata seorang anggota KPU, Rokib El-Fariz.

Dengan tambahnya empat paslon pada waktu terakhir penyerahan, menggenapkan jumlah total paslon dari jalur perseorangan. Siang hari sebelumnya, pasangan Atin Supritain - Nina Nurhayati (Niat) dan M. Riza Hanafi-Ade Koswara (Hade) menyerahkan berkas dukungan.

"Berkas persyaratan itu kita ferivikasi, yang tidak memenuhi syarat otomatis akan dicoret," kata Ketua Pokja Sosialisasi Pilkada, Maman Suparman. [Annas nashrullah | @jejakAnnas]