TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Jumat, 25 Juli 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam TINJAU SUBANG- Kemacetan arus mudik lebaran sepertinya sudah...
Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik TINJAU MAJALENGKA- Pemerintah Majalengka tak melarang mobil ...
Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar TINJAU SUBANG- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Subang...
Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir TINJAU SUBANG- Forum Mahasiswa dan Sarjana Subang Seluruh In...
Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras TINJAU KALIJATI- Lanud Suryadarma Kalijati Subang menyalurka...
Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang TINJAU SUBANG- Para pengemudi kendaraan diimbau berhati-hati...

Dana Jampersal Telat Karena Dibekukan

TINJAU SUBANG- Dana bantuan untuk Jaminan Persalinan (Jampersal) yang belum cair sejak Maret hingga Agustus 2013, hari ini (23/8/2013) dipastikan dana tersebut cair dan akan secepatnaya didistribusikan kepada seluruh puskesmas di Kabupaten Subang.

Menurut Kasi Pelayanan Dasar dan Rujukan Dinkes Subang, Saeful Arifin, bahwa terkait pembayaran Jampersal yang pembayarannya telat selama 6 bulan senilai Rp9 miliar tersebut, karena terhambat di Kemenkes. Hari ini Dinas Kesehatan Kabupaten Subang telah mendapat informasi pencairan Jampersal dari Kementerian Kesehatan Pemprovinsi Jabar.



"Kita sudah dapat informasi dari pusat bahwa jampersal akan didistribusikan mulai hari ini, itu informasinya," kata Saeful Arifin melalui ponselnya kepada TINTAHIJAU.com, Jumat (23/8/2013).

Saeful melanjutkan, keterlambatan dana tersebut dikarenakan kemarin Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sempat membekukan dana Kemenkes. "Karena dana tersebut sempat dibekukan jadi berimbas kepada pencairan Jampersal, makannya pembayaran program persalinan yang diperuntukan untuk warga miskin itu telat, untuk pendistribusian kepada pukesmas akan kita lakukan pekan depan," ujarnya.

 

Sebelumnya, ratusan bidan di Kabupaten Subang terpaksa harus mengeluarkan uang sebesar Rp30 juta sebulan untuk menutupi biaya persalinan masyarakat miskin. Hal ini disebabkan dana bantuan program jaminan persalinan (jampersal) belum cair

"Sampai saat ini anggaran Jampersal dari Kementerian Kesehatan yang diperuntukan untuk warga miskin belum cair juga," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Pabuaran, Jajang Abdulhaki. [Warlan putra | @warlanPutra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini