TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Kamis, 17 April 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Sepekan 113 Rumah di Subang Rusak Disapu Puting Beliung Sepekan 113 Rumah di Subang Rusak Disapu Puting Beliung TINJAU SUBANG- Dalam sepekan sedikitnya 113 rumah warga di e...
Wow! Pantai Utara Subang akan Miliki Pelabuhan Nasional Wow! Pantai Utara Subang akan Miliki Pelabuhan Nasional TINJAU SUBANG- Kabupaten Subang, dalam waktu dekat akan sege...
Pemotor asal Tegal Tewas dengan Tubuh Tercecer di Pantura Subang Pemotor asal Tegal Tewas dengan Tubuh Tercecer di Pantura Subang TINJAU SUKASARI- Kecelakaan kembali terjadi di jalur pantura...
Ketika Bupati dan Pejabat Subang Goyang Keloas di Panggung DPRD Ketika Bupati dan Pejabat Subang Goyang Keloas di Panggung DPRD TINJAU SUBANG- Usai menggelar sepeda santai dalam rangka har...
Mushola dan Puluhan Rumah di Sukasari Rusak Tertimpa Pohon Mushola dan Puluhan Rumah di Sukasari Rusak Tertimpa Pohon TINJAU SUKASARI- Angin puting beliung dalam beberapa hari te...
Air Panas Sariater Subang Menuju Wisata Syariah Air Panas Sariater Subang Menuju Wisata Syariah TINJAU CIATER- Memasuki usianya ke 40 tahun, obyek wisata Sa...

Dana Jampersal Telat Karena Dibekukan

TINJAU SUBANG- Dana bantuan untuk Jaminan Persalinan (Jampersal) yang belum cair sejak Maret hingga Agustus 2013, hari ini (23/8/2013) dipastikan dana tersebut cair dan akan secepatnaya didistribusikan kepada seluruh puskesmas di Kabupaten Subang.

Menurut Kasi Pelayanan Dasar dan Rujukan Dinkes Subang, Saeful Arifin, bahwa terkait pembayaran Jampersal yang pembayarannya telat selama 6 bulan senilai Rp9 miliar tersebut, karena terhambat di Kemenkes. Hari ini Dinas Kesehatan Kabupaten Subang telah mendapat informasi pencairan Jampersal dari Kementerian Kesehatan Pemprovinsi Jabar.



"Kita sudah dapat informasi dari pusat bahwa jampersal akan didistribusikan mulai hari ini, itu informasinya," kata Saeful Arifin melalui ponselnya kepada TINTAHIJAU.com, Jumat (23/8/2013).

Saeful melanjutkan, keterlambatan dana tersebut dikarenakan kemarin Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sempat membekukan dana Kemenkes. "Karena dana tersebut sempat dibekukan jadi berimbas kepada pencairan Jampersal, makannya pembayaran program persalinan yang diperuntukan untuk warga miskin itu telat, untuk pendistribusian kepada pukesmas akan kita lakukan pekan depan," ujarnya.

 

Sebelumnya, ratusan bidan di Kabupaten Subang terpaksa harus mengeluarkan uang sebesar Rp30 juta sebulan untuk menutupi biaya persalinan masyarakat miskin. Hal ini disebabkan dana bantuan program jaminan persalinan (jampersal) belum cair

"Sampai saat ini anggaran Jampersal dari Kementerian Kesehatan yang diperuntukan untuk warga miskin belum cair juga," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Pabuaran, Jajang Abdulhaki. [Warlan putra | @warlanPutra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini