TINJAU Subang- Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Subang mendesak sejumlah pejabat yang pernah menyatakan mundur jika Eep Hidayat dibui, bersikap konsisten dengan pernyataannya.
Hal tersebut dilontarkan sejumlah pejabat dari tingkat Kabupaten hingga pemerintahan Desa. Tidak hanya berbentuk ucapan, sebagai bukti dukungan mereka membubuhi tandatangan dan bermaterai. Aksi tersebut dilakukan saat kasus orang nomor 1 di Kabupaten Subang 2 periode itu mulai bergulir di Pengadilan Tipikor Bandung beberapa waktu lalu.
Pasca-eksekusi Eep Hidayat, sejumlah LSM menagih sikap ksatria para pejabat publik tersebut. Mereka meminta pejabat bersikap konsisten dan komitmen. Sikap itu penting dibuktikan, untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada para pemimpinnya tersebut.
"Jangan sampai hanya karena masalah itu, kepercayaan masyarakat kepada pemerintah pudar. Artinya kita butuh konsistensi dari mereka untuk mempertanggung jawabkan sikapnya itu," kata Ketua Lembaga Advokasi Masyarakat (LAM) Subang Cece Rahman kepada TINTAHIJAU.com, Jumat (1/4/2012)
Untuk mempertanggung jawabkan sikapnya tersebut, lanjut Cece, pihaknya menawarkan 3 opsi. Yakni mundur dari jabatannya, menarik pernyataan, dan atau meminta maaf kepada publik.
Ungkapan senada disampaikan Ketua Gerakan Aktivis dan Sarjana Subang (Ganas), Dase. Sebagai publik figur dan contoh masyarakat, kata Dase, semua pejabat yang menyatakan siap mundur jika Eep ditahan, harus meletakan jabatannya.
"Ucapan dan sikap mereka harus dipertanggung jawabkan. Karena mereka sebagai pejabat publik, ya harus mempertanggungjawabkan ke publik. Silakan letakan jabatan," tandas Dase.







Comments
mau ga mau lepas donk klo dah gtu mah jabatan kalian
ga malu apa sama anak sendiri,kalian selalu mengajarkan anak kalian untuk bertanggung jawab terhadap apa yg mereka lakukan tapi anda sendiri tak bertanggung jawab atas apa yg anda janjikan untuk MUNDUR !!!!
ingat apa yg udah kalian ajarkan terhadap anak kalian!!!!!
RSS feed for comments to this post