TINJAU SUBANG- Anggota Komisi X FPKS DPR-RI Nurhasan Zaidi mengkritisi pola pemasaran yang dilakukan pemerintah atas potensi wisata yang ada di Kabupaten Subang. Hal itu diungkapkan Nurhasan saat reses di RM. Bale Desa, Jl. Darmodiharjo, Subang
Menurut Nurhasan, informasi yang diterimanya hanya 10% dari pendapatan yang digunakan untuk promosi. Padahal menurut dia, dengan potensi wisata yang cukup besar, seharusnya pemerintah menganggarkan lebih besar.
"Harus dinaikan lagi anggarannya, 10% itu tidak ada apa-apanya dibanding potensi yang dimiliki. Keberhasilan mendatangkan wisatawan itu ya dari promosi," ujar Nurhasan saat reses di Subang kepada TINTAHIJAU.COM, Selasa (8/11/2011)
Dengan anggaran yang memadai, lanjut Nurhasan, potensi memasarkan atau promosi wisata ke publik lebih besar lagi dan di tempat strategis. "Misalnya di bandara, kenapa kita tidak pasang baliho ukuran besar, di sana Wisata Ciater," imbuhnya.






