Plt Kepala Dinas Dikbud: Sekolah di Subang Belum Memenuhi Standar Pendidikan

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Plt kepala Dinas Pendidikan dan Kebuidayaan (Dikbud) Subang E Kusdinar menyatakan sekolah di Subang masih belum sepenuhnya memenuhi standar pendidikan.

Hal ini didasari masih kurangnya tenaga pendidik dan sarana prasarana sekolah khususnya di daerah. Kusdinar mengatakan, untuk Sekolah Dasar, masih membutuhkan sekitar 2.500 guru kelas dan sekitar 1000 guru mata pelajaran.

BERITA TERKAIT:
Antrean Membeludak, Subang Jadi Fokus Pantauan Ombudsman Soal PPDB SMA
Wabup Subang Minta Sistem Zonasi Pedidikan Dievaluasi
Minim Komputer, UNBK Murid SMPN di Subang Digelar 3 Shift dalam Sehari

 

"Sedangkan untuk SMP masih kekurangan 2.500 guru berbagai mata pelajaran, ini belum memadai, termasuk juga sarana parsarana, belum terpenuhi standar pendidikan," kata Kusdinar kepada TINTAHIJAU.com

Namun demikian, ketersedian Sekolah tingkat Lanjutan Pertama sudah ada di setiap Kecamatan. Demikian halnya untuk tingkat Sekolah Dasar, sudah ada di seluruh Desa, bahkan untuk satu Desa bisa sampai tiga sekolah. "Ada beberapa SD yang baru memiliki satu tenaga PNS, itu kebanyakan di daerah Pantura," jelasnya

Soal Zonasi PPDB, Kusdinar mengatakan semangatnya untuk peningkatan kualitas pendidikan. Masalah kualitas ini, jelas Kusdinar harus berbicara dari proses pembelajaran, yang kaitannya dengan mutu duru dan fasiliutas sekolah

"Kualitas pendidikan harus berbicara dari awalnya dulu dari proses pembelajaran, misalnya bagaimana design pembelajaran yang menentukan mutu pendidikan. Mutu pendidikan itu adanya di mutu guru termasuk fasilitas lainnya," terangnya.

Kusdinar menegaskan, Zonasi PPDB bisa berjalan sempurna sesuai harapan, jika mutu guru dan fasilitas pendidikan terpenuhi. Dengan demikian, paradigma sekolah favorit yang kerap dikesankan terpusat di Kota, akan hilang karena kualitas pendidikan di daerah semakin meningkat.

"Jadi zonasi ini harus disesuaukan dengan sekolah, kebutuhan sekolah dan karakteristik sekolah. itu harus diperhitungkan juga, tidak ditelan mentah-mentah. Zonasi PPDB ini belum sempurna. Misalnya untuk radius saja seharusnya titik kordinat harus dihitung, bukan hanya wilayah. Sebab di dalam satu wilayah, bisa ada beberapa sekolah," paparnya.




TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Berapapun kamu merasa tinggi, ada kalanya kamu membumi https://t.co/Di4xZPbtfY
Tersangka Kasus Penembakan di Majalengka Bertambah https://t.co/eIYEFn1QgP
Kevin van Kipperluis dan Omid Nazari Siap Tinggalkan Persib https://t.co/i5wZa9tzxc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page