FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Belum Juga 2 Bulan, Jokowi Ubah Perpres Kemendikbud


Foto: Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)


Belum sampai dua bulan, Jokowi merombak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) lewat Peraturan Presiden (Perpres). Apa yang diubah Jokowi?

Perpres pertama dikeluarkan pada 24 Oktober 2019 yaitu Perpres Nomor 72 Tahun 2019 tentang Kemendikbud. Nah, pada 16 Desember 2019, Perpres itu diubah dengan Perpres Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kemendikbud. Apa bedanya?

BACA JUGA:
Jokowi Tegaskan Kartu Prakerja Bukan Gaji untuk Pengangguran
3 Menteri Jokowi Main Drama Anti-Korupsi, Ini Sindiran Mereka
Irjen Listyo Sigit, Mantan Ajudan Jokowi yang Kini Jadi Kabareskrim Baru


Salah satunya adalah perampingan struktur organisasi. Bila dengan Perpres lama ada 16 pos di Kemendikbud, maka di Perpres baru hanya 9 pos. Berikut perbedaan sebelum dan sesudah sebagaimana dikutip detikcom, Kamis (26/12/2019):

Perpres Nomor 72 Tahun 2019

Pasal 6
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas:

a. Sekretariat Jenderal;
b. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan;
c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
d. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah;
e. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan;
f. Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi;
g. Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi Pendidikan Tinggi;
h. Direktorat Jenderal Kebudayaan;
i. Inspektorat Jenderal;
j. Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan;
k. Badan Penelitian dan Pengembangan;
l. Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing;
m. Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah;
n. Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter;
o. Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan; dan
p. Staf Ahli Bidang Akademik.

Perpres Nomor 82 Tahun 2019

Pasal 6
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas:

a. Sekretariat Jenderal;
b. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan;
c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah;
d. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi;
e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi;
f. Direktorat Jenderal Kebudayaan;
g. Inspektorat Jenderal;
h. Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan;
i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; dan
j. Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan.

Sumber: detikInet | Foto: Andhika Prasetia/detikcom

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom






TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pria Wajib Tahu, Ciri-ciri Utama Saat Alami Ejakulasi Dini https://t.co/OQlONWOF8p
Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Parung Bogor Sore Tadi https://t.co/Qe6e5ZmQsW
Masa Pandemi, Penjualan Motor di Tridjaya Pagaden 500 Unit Perbulan https://t.co/0Sb27Z8n8K
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter