FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Perpanjang PSBB, Majalengka Bentuk Satgas Penegakan Disiplin

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Kabupaten Majalengka kembali perpanjang Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) yang akan berlaku hingga 26 Juni 2020 mendatang.

Untuk PSBB proporsional kali ini, Pemkab Majalengka membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Disiplin yang digawangi TNI-POLRI. Satgas Penegakian Disiplin ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan protokol kesehatan maupun himbauan pemerintah lainya.  

BACA JUGA:

Bupati Karna Sobahi: Majalengka Lanjutkan PSBB

Sambut New Normal, Aktivitas Ekonomi di Majalengka Sudah Boleh Buka

PSBB Majalengka Berakhir, Legislator Jabar Ingatkan Gelombang Kedua Wabah Covid-19



"Saat ini kami sudah bentuk Satgas Penegakan Disiplin. Timnya terdiri dari Polres Majalengka, Kodim 0617 Majalengka, Bataliyon Infanteri (Yonif) 321 Galuh Taruna dan TNI AU Lanud S Sukani," kata Bupati Majalengka Karna Sobahi

Menurut Ketua Gugus Tugas Covid-19 Majalengka ini, Satgas Penegakan Disiplin akan bertugas di titik pusat keramaian di Kabupaten Majalengka, untuk menerapkan kedisiplinan protokol kesehatan di tengah masyarakat di tengah pandemi Covid-19 Majalengka.  

"Satgas nantinya akan meminta masyarakat agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun dan tugas lainnya. Kalau sanksi yang melanggar, tim sendiri yang bertindak," jelasnya

Menurut Karna, potensi penyebaran virus corona hingga saat ini masih rawan terjadi. Kendati saat ini Majalengka masuk status zona biru dengan angka mendekati zona hijau. "Kita terus waspada. Majalengka hingga saat ini belum berada di zona aman. Jadi berbagai upaya akan kita terus lakukan," tegas Karna

VIDEO PILIHAN: PSBB dan Skenario Majalengka Tekan Laju Sebaran Covid-19


Dengan perpanjangan ini, pihaknya akan melanjutkan kembali  tes swab massal di berbagai titik yang rentan Covid-19. "Kalau program PSBB kedepan kami akan mengindentifikasi lokasi-lokasi yang dianggap rentan terhadap penyebaran virus corona seperti pasar tradisional, pondok pesantren, maupun kecamatan yang memiliki pasien positif Covid-19,"ucapnya.

Mengenai pasar modern pihaknya sudah memberikan jam pelayanan hingga malam hari.  "Kalau dulu sampai Magrib, sekarang  daripukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Namun, tetap harus melakukan sesuai protokol kesehatan," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Majalengka tersebut.

Selain program swab, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan program rapid test di beberapa titik yang dinilai rawan penyebaran Covid-19.

"Kita menghindari terjadinya oenyebaran Covid dari kluster pasar tradisional, kluster obyek wisata dan kluster pondok pesantren. Itu akan menjadi bidikan kita kedepan,"ucapnya.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
 


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Cegah Penyebaran Covid-19, Prajurit Kodim Majalengka Rutin Edukasi Masyarakat https://t.co/g8EIIxZuSp
Dua Bocah Terbawa Arus Sungai Muara Ciasem Blanakan, Subang. Satu Orang Berhasil Diselamatkan https://t.co/EvldmgmQQT
Puncak Peringatan HUT Ke-75 RI di Indramayu Dilaksanakan Secara Virtual https://t.co/ms34mLSQQ8
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter