FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

DPRD Subang Desak Ambil Alih Lahan Eks PTPN VIII

 


Demikian diungkapkan Ketua DPRD Subang, Ir. Beni Rudiono  Kamis (26/6/14), berkaitan dengan munculnya rekomendasi hak angket DPRD Subang mengenai penataan tanah. "Memang kalau kita runut ke belakang luas kabupaten 205 ribu hektar sebagian besar berasal dari tanah partikelir/eigendom yang dikuasai oleh Belanda dan Inggirs, "ujarnya.

Perkembangan selanjutnya banyak yang dikuasai oleh kementerian/BUMN/ swasta tertentu yang diperoleh tidak sesuai dengan perundang-undangan sehingga merugikan masyarakat. Untuk itulah diharapkan adanya penataan kembali jangan sampai menimbulkan komplik yang merugikan masyarakat maupun pemerintah. "Kemarin (Rabu-red) kita sudah memutuskan suatu rekomendasi ke Pemkab.Subang yang berisi beberapa point, "ungkap Beni.

Ketua Pansus Hak Angket atas Penataan Tanah, Moch. Noerwibowo mengatakan kalau rekomendasi yang dihasilkan diantaranya mendesak Pemkab. Subang membuat peraturan daerah (Perda) penataan tanah timbul. "Ini sangat penting karena bila tidak aturan akan terjadi masalah, sekarang saja banyak yang tidak jelas karena diklaim Perhutani,"ujarnya dan ada lahan seluas 1.800 hektar bekas HGU PTPN VIII di wilayah kecamatan Serangpanjang.

Belum lagi pelepasan tanah seluas 1.871 hektar dari PTPN kepada PT Texmaco Perkasa Engenering pada tahun 1999 yang perlu dipertegas kembali, terutama yang berada di luar areal bangunan pabrik. Demikian pula lahan seluas 475 hektar di Desa Cibalandong, Cibogo yang sebelumnya dikuasasi Perhutani agar dikembalikan kepada masyarakat. "Masih banyak lagi lahan atau tanah yang perlu ditata, "jelas Moch. Noerwibowo.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab.Subang, DR.H.Komir Bastaman dihubungi terpisah mengaku belum menerima petikan putusan putusan hak angket tersebut. Hanya saja dirinya menyambut baik dan perlu pengkajian atas rekomendasi penataan lahan-lahan dimaksud. "Sekarang saja kita masih belum selesai mendata ulang asset-aset milik Pemkab.Subang sendiri yang banyak diduduki dan dibangun pihak ketiga, "ujarnya. [GM]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


Twitter Update

Terbangkan Pesawat Tanpa Awak, Wabup Subang Terima Brevet dari FASI https://t.co/92WbjsY016
Lanud Suryadarma Kalijati jadi Tuan Rumah Kejurnas Terbang Layang https://t.co/t5K9OckO3U
Menengok Aktivitas Polisi asal Papua di Jatiwangi Majalengka https://t.co/KXTPFPhZHt
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page