FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sentil PUPR, DPRD Subang: Proyek Perbaikan Jalan Tak Jelas Arah

SUBANG, TINTAHIJAU.com - DPRD Subang menkritik keras kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam beberapa tahun ke belakang, mereka menilai arah pembangunan Subang tidak jelas arahnya, khususnya pada infrastruktur jalan

Anggota DPRD dari Golkar Asep Suratman mengatakan, masalah jalan rusak, menjadi problem Subang yang terus terjadi setiap tahun dan dikeluhkan warga. Pada saat yang sama, pemerintah menggelotorkan uang tidak sedikit untuk perbaikan jalan. Namun dari pengamatannya, sejauh ini belum ada perbahan massif kualitas jalan di Kota Nanas itu

Anggota DPRD 2004-2009 Subang itu menduga perencanaan perbaikan dan pembenahan infrastruktur jalan belum dilakukan secara mendasar sesuai kebutuhan dan prioritas, sehingga proyek perbaikan jalan terkesan menjadi proyek seremonial

"Banyak jalan rusak yang dari tahun ke tahun masih saja rusak. Padahal ada uang besar yang dianggarkan ke sana. Saya melihat perencanaan pembenahan infrastruktur seolah-olah copy paste dari tahun sebelumnya, kelihatannya tidak ada target dalam pembenahan jalan raya,. Tidak jelas arah pembangunan dan perbaikan jalan ini," kata Asep

Asep mencontohkan kerusakan jalan sepanjang 18 kilometer di daerah Desa Bukanagara, Kecamatan Cisalak belum dibenahi sejak puluhan tahun lalu. "Bukanagara ini masuk Kabupaten Subang, tapi sudah puluhan tahun jalan rusak belum juga dibenahi. Mirisnya lagi, aliran listrik di sana dari Bandung Barat bukan dari Subang," kata Asep.

Hal senada juga diungkapkan Politisi NasDem Hendra Purnawan. Boeng, panggilan akrabnya, menegaskan Dinas PUPR belum mampu membaca kemauan Bupati Subang terkait perbaikan jalan.

Dalam program Subang Jawara, jelas Boeng, masalah jalan menjadi prioritas pemerintahan H. Ruhimat dan Agus Masykur Rosyadi. Namun di tahun pertama pemerintahannya, masalah kebutuhan urgent itu belum tampak ada kebijakan yang mengarah kesana. "Bupati sudah sangat tegas soal jalan. Namun sepertinya secara fsikologis, ini belum dibaca oleh Dinas PUPR," kata Boeng.

Boeng menegaskan, hampir setiap tahun anggaran untuk infrastruktur mengalami kenaikan. Namun di sisi lain, jalan mulus di Subang belum ada pengurangan signifikan. Demikian juga dalam waktu pengerjaannya, Boeng melihat proyek perbaikan jalan ini sering kali dilakukan akhir tahun.

Padahal menurut dia, pengerjaan proyek APBD di akhir tahun anggaran itu bisa rentan, terutama masalah kualitas. "Setiap tahun kan selalu direncanakan setahun sebelumnya, artinya harus teragendakan waktunya secara jelas. Kalau di akhir tahun, saya khawatirkan ini rentan di kualitas, akhirnya tidak tahan lama dan cepat rusak," paparnya

foto: ikerusakan jalan di daerah Pabuaran Subang (ilustrasi)

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Penggiat Budaya dan Pariwisata Bahas Kemajuan Destinasi dan Budaya Subang https://t.co/aa2WdpFwAr
Tekan Ledakan Penduduk, Pemkab Subang Kampanye Penggunaan Kontrasepsi https://t.co/uv3EwDLj53
Polres Subang Amankan 14 Orang dengan Barang Bukti 245 Gram Narkoba https://t.co/H2Pma6Ukrl
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page