FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kisruh Keuangan Daerah, Ini Teguran Keras PAN untuk Pemkab Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Kisruh penundaan pembayaran terhadap pengusaha atas pelaksanaan proyek Pemkab Subang, membuat PAN menegur keras Pemkab.

Ketua Fraksi PAN Lutfi Al-Absori mengingatkan Pemkab harus mengevaluasi sistem keuangan, termasuk targetan pendapatan dan belanja di masing-masing OPD. "Kami memang tidak mengininkan ada interplasi. Tapi PAN menegur tegas Bupati, ini kesalahan eksekutif," kata Lutfi kepada TINTAHIJAU.com

Sebagai lembaga dengan kewenangan mengawasi eksekutif, sejauh ini DPRD sudah menyampaikan pendapatnya terkait kegiatan Pemkab di forum resmi pemerintahan. Tidak itu saja, lewat Komisi, DPRD tidak jarang melakukan sidak ke OPD.

BERITA TERKAIT:

Jejak Interplasi DPRD: Dari CPNS, Sariater sampai Utang Pemkab

Fraksi PKS: Interplasi Bukan Solusi Tuntaskan Utang Pemkab Subang

Bupati Sampaikan Jawaban Atas Hak Interplasi soal Sari Ater



Masalah penundan pembayaran terhadap pengusaha yang berakibat Pemkab menertbitkan surat pengakuan utang kepada pengusaha. Sejumlah faktor, kata Lutfi, bisa menjadi indikator penyebabnya.

"Seperti target pendapatan yang gagal, adanya SK Menkeu, dan mungkin ya ada pihak rekanan yang tidak melaksanakan kegiatannya sesuai yang diharapkan," jelasnya

Kasus ini, tegas Lutfi, harus menjadi evaluasi Pemkab. Beberapa diantaranya, dia mengingatkan OPD harus menyusun program kegiatan secara realstis dan teukur.

"OPD haus menyusun pendapatan dan belanja secara realistis, terukur dan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah," tandasnya

Tidak itu saja, Pemkab, kata Lutfi, harus berani memberi teguran kepada pihak rekanan yang dianggap mengerjakan pekerjannya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

"Misalnya ada rekanan yang tidak melaksanakan kegiatan, itu juga menghambat. Rekanan seperti itu harus diambil sikap tegas, dibacklist," pungkasnya



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


Twitter Update

OJK Cabut Izin Usaha BPRS Gotong Royong Subang https://t.co/mIlH9y1xDc
Sambut New Normal, Hotel dan Resto di Subang Mulai Kuda-kuda https://t.co/dE4toZS6ae
Bukan Hanya Saat Pandemi Covid-19, Dedi Mulyadi: Pemangkasan Anggaran Harus Jadi Tradisi https://t.co/iNjEeCTNaM
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter