FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Cegah Penyebaran Corona, Ketua DPRD Majalengka: Tolong Patuhi Protokol Kesehatan

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majalengka meminta masyarakat agar tetap disiplin dan mematuhi setiap imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah.

Terutama dalam menghadapi wabah corona virus disease ini, sebab hingga kini badai corona belum juga menunjukan tanda tanda akan berakhir. Apalagi Presiden Joko Widodo telah menetapkan penyakit saluran pernapasan yang disebabkan Virus Corona jenis baru (Covid-19) sebagai bencana nasional di Indonesia.

BERITA LAINNYA:

PDP Asal Majalengka Meninggal di Rumah Sakit Cirebon

Pemkab: 23.898 Pemudik Sudah Masuk Majalengka

Dampak Covid-19, Sebanyak 4500 Buruh di Majalengka Terancam di-PHK

Hal itu tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non-Alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai Bencana Nasional yang ditandatangani pada 13 April 2020.

"Jangan pernah bosan melakukan apa yang telah diimbau oleh pemerintah di tengah wabah yang melanda negeri kita, karena untuk kebaikan bersama," kata Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H. Edy Anas Djunaedi ketika diminta tanggapanya, Selasa (14/4/2020) melalui pesan singkatnya.

Himbauan dimaksud, lanjut politikus PDIP ini, masyarakat agar rajin mencuci tangan dengan sabun, disiplin physical distancing, tetap berada di rumah. Termasuk meminta masyarakat agar menjaga jarak minimal 1 meter dan menghindari setiap kerumuman. Prilaku ini penting dilakukan, karena penyebaran Covid-19 ini, bisa menular ke siapa saja tanpa memandang status sosial.

"Virus ini bisa menyerang siapa saja tanpa terkecuali. Jika kita tidak mencegah, bukan tidak mungkin kita bisa terpapar oleh virus mematikan tersebut," kata mantan birokrat Majalengka ini.

Di luar itu, legislator asal Kecamatan Palasah ini, melihat jika kesadaran warga menggunakan masker sebagai alat pelindung diri (APD) dari penyebaran penularan wabah Covid-19 masih rendah.

Padahal pemerintah sudah mewajibkan seluruh warga mengenakan masker, apalagi ketika keluar rumah guna mencegah penularan virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut.

Diperkuat lagi, pemerintah pusat sudah menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional di Indonesia.

"Kami dari legislatif mendukung eksekutif mengalokasikan anggaran untuk penanggulangan Covid-19, dan itu telah kita setujui untuk tahap I dengan menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp23 Miliar, "ucap wakil rakyat yang akrab disapa Pak Anas ini.

Jika alokasi anggaran masker tak mencukupi dari APBD Majalengka, salah satunya disebabkan jumlah penduduk yang banyak, langka di pasaran serta pemakaian satu kali.

Anas menyarankan, agar warga bisa memakai masker kain yang dibuat sendiri. Karena penggunaan masker saat ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Mari kita bersama sama melawan dan memerangi Covid-19, dimulai dari kita sendiri dan setiap keluarga di rumah,"harapnya.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Berhubungan Intim Ternyata Bisa Sembuhkan Beberapa Penyakit Ini https://t.co/hxCe84oiRu
KITA Cirebon Dekalarasi di TPA Kopi Luhur Bersama Pemulung https://t.co/hi4twvotnY
Tok! DPRD Subang Sahkan APBD Perubahan 2020 https://t.co/GWuwEQfM1Y
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter