FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sapa Warga, Dedi Mulyadi Pastikan Warga Miskin Makan Sahur atau Tidak

PURWAKARTA, TINTAHIJAU.com - Pada bulan ramadan kali ini, anggota DPR RI Dedi Mulyadi memiliki program unik. Setiap menjelang sahur, Dedi mendatangi warga miskin untuk mengecek kondisi kehidupannya sekaligus memberikan bantuan yang diperlukan.

Pada Jumat (1/5/2020) pukul 03.00 misalnya, ia memulai program yang dinamainya Sapa Warga itu dengan mendatangi rumah pasangan Eman dan Eem di Kabupaten Purwakarta. Eman adalah seorang buruh penyabit rumput yang mengurus ternak domba milik orang lain. Saat ditemui di rumahnya, kondisi keluarga ini cukup menyedihkan.

"Waktu saya datangi rumahnya saat menjelang sahur, menu makan sahurnya hanya ada nasi tanpa lauk pauk maupun sayuran. Dia juga belum mendapatkan bantuan dari mana pun," kata Dedi dalam pernyataan tertulisnya, Senin (4/5/2020).

BERITA LAINNYA:

Masjid Tajug Gede Cilodong Purwakarta Buka Layanan Sosial Bank Beras

Biar Tenang Diam di Rumah, Dedi Mulyadi Jamin Biaya Hidup 200 Pemulung

Biar Aman dari Corona, Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Hidup 115 Pedagang Asongan


Dedi pun langsung memberikan bantuan sembako dan sebagian dimasak saat itu juga untuk disantap sahur bersama. Dedi juga memberikan bantuan empat ekor domba, satu pejantan dan tiga betina ke keluarga Eman.

"Jadi nanti dia punya domba sendiri, menyabit rumput untuk makanan dombanya sendiri bukan untuk domba orang lain. Saya juga minta anaknya Pak Eman untuk membantu bapaknya mencari rumput," kata Dedi.

Keesokan harinya atau Sabtu (2/5/2020) pukul 03.00, Dedi mengunjungi keluarga Adin juga di Kabupaten Purwakarta.

Adin adalah seorang buruh tani yang kondisi ekonominya miskin. Di sini Dedi pun memberikan bantuan sembako dan lainnya.

Menurut Dedi, Adin adalah potret buram nasib buruh tani di Indonesia. Terlebih saat ini dimana tengah wabah virus corona, kehidupannya pun semakin sulit.

"Ada problem mendasar di pertanian kita. Sekarang makin banyak mesin perontok padi yang digunakan oleh para pemilik sawah, akibatnya fungsi buruh tani tergeser. Selain itu pemerintah kerap memberikan bantuan alat pertanian ke ketua kelompok tani, itu alatnya dikuasai dia sendiri yang punya lahan luas. Buruh taninya tetap saja miskin, makanya ini kerap diprotes," kata Dedi.

Terkait program Sapa Warga, Dedi mengatakan selanjutnya tak hanya di Kabupaten Purwakarta, ia juga akan mengunjungi warga miskin di Kabupaten Karawang, Bekasi, Subang, Cianjur, hingga Bandung Barat.

"Jadi sapa warga menjelang sahur ini intinya saya ingin memastikan warga miskin makan atau tidak. Kalau makan, menunya apa. Karena faktanya dalam beberapa kasus, banyak warga miskin yang belum mendapatkan bantuan dari mana pun," kata Dedi.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pria Wajib Tahu, Ciri-ciri Utama Saat Alami Ejakulasi Dini https://t.co/OQlONWOF8p
Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Parung Bogor Sore Tadi https://t.co/Qe6e5ZmQsW
Masa Pandemi, Penjualan Motor di Tridjaya Pagaden 500 Unit Perbulan https://t.co/0Sb27Z8n8K
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter