FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kasus Covid-19 Meningkat, Pepep S Hidayat: Gugus Tugas Harus Evaluasi Strategi Penanganan

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Meningkatnyas kasus Covid-19 di Majalengka mengundang reaksi ANggota DPRD Jabar Pepe S Hidayat.

Sekedar informasi, dalam 12 hari jumlah kasus COvid-19 baru di Majalengka mengalami penambahan drastis yakni 20 orang dari total 28 terkonfirmai Covid-19.

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengklaim keseluruhan kasus baru itu merupakan imported cases. Bupati juga mengeluarkan kebijakan empat langkah menangkal penyebaran virus corona.

Namun demikian, Anggota DPRD Jabar dari Dapil Subang, Majalengka dan Sumedang, Pepep S Hidayat menegaskan, Gugus Tugas COvid-19 perlu mendesain kembali kebijakan penanggulangan Covid-19, agar penyebarannya tidak semakin meluas.

BERITA LAINNYA:

Meningkat Drastis, Pemkab Majalengka Ambil 4 Langkah Jitu Tangkal Covid-19

Dalam 12 Hari, 20 Warga Majalengka Dinyatakan Positif Covid-19

Akhir Pekan, Kasus Covid-19 di Majalengka Bertambah 3 Orang

 



"Pemerintah perlu secara massif memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan," tegas Pepep S Hidayat dalam pernyataan tertulisnya

Protkol Kesehatan itu di dalamnya memakai masker, menjaga jarak, tidak melakukan aktivitas berkerumun, mencuci tangan.

Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Majalengka, Pepep menilai, diantaranya disebabkan pemahaman masyarakat yang belum merata, terkait dicabutnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Padahal, menurutnya, penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi Covid-19 ini bukan berarti ancaman virus sudah usai.

"Sebagian besar masyarakat menggangap jika pelonggaran atau New Normal ini, masalah Virus Corona sudah tamat. Padahal kebijakan AKB yang diterapkan pemerintah itu, pertimbanganya masalah ekonomi masyarakat, sosial, keagamaan, bukan aspek kesehatan," tandasnya

Itu artinya, lanjut pria kelahiran asal Kecamatan Cikijing ini, ancaman Virus Corona akan terus mengintai semua lapisan masyarakat, jika  mengabaikan protokol kesehatan. Maka dari itu, masyarakat tidak boleh merasa bosan dalam menggunakan masker, menjaga jarak, dan lainnya

"Sekali lagi relaksasi atau New Normal diterapkan itu, bukan berarti masalah Covid-19 sudah tamat. Itu pemahaman yang salah. Selagi vaksin dan obat virus belum ditemukan, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah," tegas politisi PPP ini

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Ratusan Mahasiswa Universitas Majalengka Laksanakan KNM di 17 Kecamatan https://t.co/em8bdS9a5L
4 ASN Positif Covid-19, Bupati dan Ratusan Pejabat Subang Kembali Dites Swab https://t.co/YSqEKEdaRw
4 ASN Positif Covid-19, Bupati dan Ratusan Pejabat Subang Kembali Dites Swab https://t.co/YSqEKEdaRw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter