FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Mall Megah Bakal Berdiri di Subang Kota


"Rencana detail tata ruang kota Subang, pujasera dengan pasar inpres adalah kawasan komersial sehingga diperkenankan menjadi mall," kata Sumasna kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (17/10/2013)

Sumasna memaparkan, keberadaan Mall, diharapkan ke depan tidak ada lagi istilah warga Subang belanja ke luar daerah. Sehingga perputaran uang bisa lebih tinggi. Disamping itu, kata Sumasna, akan membuka lapangan kerja warga setempat.

"Kalau jalan tol sudah beroperasi dengan kawasan industri sudah establish. Maka mall merupakan kebutuhan daerah supaya belanja warga yang biasa ke Bandung atau Jakarta bisa dialihkan ke kawasan perdagangan di Subang," tegasnya.

Kendati demikian, sambungnya, hingga saat ini proses pendirian Mall itu belum masuk tahap lelang. Saat ini masih koordinasi dengan banyak pihak. Pemkab berambisi, pendirian Mall berada di lahan milik Pemda. Ini berkaitan dengan meningkatnya sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru.

"Masih di tim koordinasi kerjasama daerah, mudah-mudahan segera ditindaklanjuti. Mungkin karena menyangkut aset, kehati-hatian harus tinggi agar niat baik pemanfaatan aset tidak menjadi masalah administrasi di kemudian hari," paparnya.

"Nah itu nanti ranah pimpinan klo target waktu, kita akan support semakin cepat semakin baik. Kalau untuk Pujasera, harus sudah clear dulu dengan para pihak yang menggunakan lahan eksisting," pungkasnya.

Adanya rencana Pemkab Subang yang akan membangun sebuah mall yang salah satunya berada di bekas pasar Inpres melahirkan pro-kontra di masyarakat. Sebagian masyarakat mendukung rencana itu, namun untuk warga yang biasa berjualan di lokasi itu menolak. Penolakan itu terkait "nasib" mereka pasca-berdirinya pasar modern tersebut.

"Ya, kita mendukung saja, habisnya di Subang kan nggak ada tempat buat nongkrong yang enak, kalau mal itu jadi dibangun bisa menjadi daya tarik yang luar biasa," kata seorang warga Subang, Rohmat (25).

Mall yang akan dibangun tersebut melibatkan pihak ketiga dan akan mulai diakukan pada tahun depan, menurut informasi yang dihimpun anggaran mal tersebut senilai Rp60 sampai Rp70 millair. Sampai saat ini sudah ada tiga pengusaha yang mendaftarkan diri untuk mengikuti lelang pembangunan mal tersebut. "Kita sangat mendukung, jika mal itu jadi dibuat akan menjadi daya tarik juga buat kota Subang," tambahnya.

Di satu sisi ada beberapa masyarakat yang kontra, kebanyakan dari mereka adalah para pedagang tradisional dan PKL yang sudah puluahan tahun bekerja di pasar tersebut. "Kalau mall itu jadi dibangun nanti kita mau jualan dimana, saya sudah puluhan tahun berdagang disini," kata pedagang sayaur di Pasar tersebut, Euis Komalasari. [Annas nashrullah | Warlan putra] l foto: ilustrasi

 

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Contoh Pertanyaan Interview Saat Melamar Kerja dan Tips Menjawabnya https://t.co/gZrvtmHzeZ
Ini Jadwal Pemadaman Listrik di Majalengka 27 November, Cek Lokasinya di Sini https://t.co/e8tCEjiQoy
Melonjak Lagi, Kasus Covid-19 di Majalengka Tambah 23 Orang https://t.co/1TtO0FpIYR
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter