FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

PSI Subang Pertanyakan Realisasi Rp11,5 M Untuk Pencegahan COVID-19

SUBANG, TINTAHIJAU.com - DPD PSI Subang mempertanyakan penggunaan anggaran sebesar Rp11.5 milyar yang sudah dibelanjakan untuk pencegahan COVID-19.

Ketua DPD PSI Subang, Elina Henafya, menyayangkan anggaran yang begitu besar tapi tidak berdampak signifikan dan tidak tepat sasaran. "Setiap kebijakan Pemda terkait dengan COVID-19 ini, seharusnya bersandar pada penelitian akademis, dengan mendengarkan saran para ahli dan dokter," kata Elina dalam rilis yag diterima TINTAHIJAU.com, Sabtu (2/5/2020)

BERITA LAINNYA:

Resmi! Pemkab Subang Umumkan PSBB Diberlakukan Mulai 6 Mei 2020

PSI Subang Bedah 2 Rumah Warga yang Nyaris Ambruk

PSI Subang Bergerak, Sebar Paket Sembako untuk Warga dan APD untuk Medis


Elina menegaskan, kendati dalam situasi krisis, namun seyogayanya realisasi anggaran itu harus dilakukan secara transparan, dan tepat sasaran sesuai peruntukannya

"Betul, kita sedang dalam situasi krisis dan berkejaran dengan waktu, tetapi seharusnya dengan anggaran belasan milyar, kita bisa melakukan langkah preventif yang hasilnya bisa lebih signifikan. Kami khawatir kalau kebijakan tidak didukung data yang memadai dan transparan, kebijakan yang dilakukan Pemda Subang sedari awal hanya berdasarkan asumsi dan cocoklogi, tanpa memerhatikan secara penuh saran para dokter dan ahli," tegasnya

Menurut PSI, sebaiknya Pemda Subang terbuka dan berbicara apa adanya kepada masyarakat, dimulai dengan membuka rincian anggaran 11,5 milyar yang telah dihabiskan, dan membuka kepada publik rencana kebijakan dan anggaran yang akan dilakukan ke depan.

"Keterbukaan adalah kunci di masa pandemi seperti ini," tandas Elina

Sementara itu terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan dimulai pada 6 Meri 2020 di seluruh wilayah Jawa Barat, termasuk Subang, Wakil Sekjen PSI Subang, Decky Adrian, mmeminta Pemda Subang harus bisa memastikan bantuan sosial kepada seluruh masyarakat rentan terdampak diterima dengan baik dan tepat waktu.

"Permasalahan data di lapangan terkait dengan bantuan sosial harus segera diselesaikan, solusinya bisa memanfaatkan teknologi dan aplikasi. Masyarakat tidak bisa menunggu lebih lama lagi," kata Decky

Bagi PSI, upaya yang dilakukan Pemerintah tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada dukungan penuh seluruh elemen masyarakat. Maka dari itu, keterbukaan Pemda Subang harus dilakukan, agar tidak ada rasa saling curiga antara pemerintah dan masyarakat.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Anies Baswedan Positif Covid-19, Videonya Viral di Medsos https://t.co/e2CilyboUe
Ada Jasad WNI Ditemukan Dalam Koper di Arab Saudi https://t.co/vd7t3UY0Ok
Hallo Desember!, Inilah Quotes Tentang Bulan Desember https://t.co/WpSP2fuIYL
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter