Personel tersebut terdiri dari 1.200 orang satuan Polres Bandung, 130 orang satuan TNI, dan 31 orang satuan TNI lainnya. "Sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan para bobotoh dalam rangka pengamanan pertandingan Persib dan Persija. Mereka sepakat untuk ikut mengantisipasi keamanan pada saat pertandingan berlangsung," imbuhnya.
Menurutnya, pihak kepolisian pun telah menempuh sejumlah tindakan persuasif kepada para bobotoh untuk mengantisipasi berbagai tindakan anarkis yang bisa terjadi nanti.
Selain itu, menjelang pertandingan nanti kepolisian akan melakukan pengawasan kepada semua penonton yang memasuki Stadion Jalak Harupat nanti. Saat disinggung mengenai ancaman tindakan anarkis para bobotoh, seperti ancaman pengrusakan terhadap sejumlah mobil berplat B. kepolisian mengaku akan menindak tegas para suporter yang tetap berani bertindak rusuh.
"Kami harap tindakan anarkis itu tidak terjadi nanti, para bobotoh telah melakukan kesepakatan. Namun apabila tindakan rusuh itu masih kami temukan, tentunya kami tetap akan melakukan tindakan tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku," tambahnya.













