TINJAU SUBANG- Meskipun pelaksanaan Pemilihan Bupati (Pilbup) barru digelar Oktober 2013 namun sejumlah nama sudah muncul digadang-gadang untuk maju dalam perebutan kursi orang nomor 1 di Kabupaten Subang.
Kali ini, nama politisi Golkar satu ini menyeruak ke permuakaan. Setelah tiga nama elit Golkar, Rumanda, Oman Warjoman dan Imas Aryumningsih, Anggota FGolkar DPRD Subang Mimin Hermawan menyatakan kesiapannya untuk maju.
"Saya siap untuk maju, jika tidak mengeluarkan uang. Tapi fakta politik hari ini kan mustahil tanpa uang. Minimal Rp10 miliar harus disiapkan," kata Mimin kepada TINTAHIJAU.COM.
Mimin bukan tidak sanggup menyiapkan uang sebesar itu. Hanya saja, kata Mimin, persoalannya ketika terpilih menjadi Bupati, ongkos politik itu menjadi prioritas ketimbang melaksanakan konsep dan idealis sebagai pemimpin.
"Kalau Rp1 miliar mungkin bisa balik modal, nah kalau Rp10 miliar? Mau dari mana kalau tidak dengan cara menghalalkan cara. Yang ada, nanti malah terjebak dengan balik modal daripada menuangkan gagasan dan konsep pada saat kampanye," kata petani tambak udang Vanamei Subang.
Di politik praktis, nama Mimin memang masih terlalu dini. Namun sepak terjang dan dedikasi petani udang vanamei itu sudah dikenal banyak orang. Kemampuan memenej di bidang pertanian dan petani tambak menjadi modal utama mensejahterakan Kabupaten Lumbung padi dan penghasil potensi ikan.
Dukungan kepada Mimin tampaknya bukan isapan jempol. Di sela-sela obrolan dengan TINTAHIJAU.COM, salah seorang pegawai DPRD tiba-tiba datang dan menyapa pak Bupati sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman.













