Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Sabtu, 25 Mei 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Abah Renggo Bikin Rina Merinding di acara AIDS Abah Renggo Bikin Rina Merinding di acara AIDS TINJAU SUBANG- Wawan Herawan atau Abah Renggo salah satu sen...
Fashion Show Waria Warnai Aksi Renungan AIDS di Subang Fashion Show Waria Warnai Aksi Renungan AIDS di Subang TINJAU SUBANG- Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKB...
Inilah Pelajar dengan Nilai UN Tertinggi Inilah Pelajar dengan Nilai UN Tertinggi TINJAU JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen...
Inilah Penampakan Rumah Staf Ahli LHI di Subang Inilah Penampakan Rumah Staf Ahli LHI di Subang TINJAU SUBANG– Dalam beberapa pekan terakhir nama Ahmad Zaky...
Subhanallah, Danlanud Suryadharma Hobi Santuni Yatim Subhanallah, Danlanud Suryadharma Hobi Santuni Yatim TINJAU KALIJATI- Nilai-nilai spiritual di jajaran TNI AU Sur...
4 Pria Berseragam Polisi Bajak Mobil di Subang 4 Pria Berseragam Polisi Bajak Mobil di Subang TINJAU SUBANG- 4 kawanan spesial pembajak mobil melancarkan ...

PKS Subang: Dipecat dari Setgab Bukan Kiyamat

TINJAU Subang- DPD PKS Subang sepakat dan mendukung sikap politik DPP PKS yang menolak rencana kenaikan harga BBM pada rapat paripurna kemarin. PKS secara tegas mengambil sikap lawan arus dengan kebijakan pemerintah

Ketua DPD PKS Subang Agus Masykur Rosyadi menegaskan, sebagai partai yang lahir di era reformasi, sikap PKS tersebut bentuk dari keberpihakan partai kepada rakyat yang sebagian besar menolak kenaikan harga BBM.

"Menurut survey 90% rakyat Indonesia tidak menginginkan BBM naik. Sebagai partai yang aspiratif terhadap keinginan masyarakat untuk kesejahteraan rakyat, sangat setuju jika kenaikan BBM ditolak karena akan menyengsarakan rakyat," kata Agus kepada TINITAHIJAU.com, Senin (2/4/2012).

Atas aksi "membelot", merebak wacana 3 menteri asal PKS bakal ditendang. PKS Subang menilai, jika karena menolak kenaikan harga BBM harus berimbas pada direshufle-nya kader PKS, bagian dari konsekwensi realitas politik yang sudah diperhitungkan oleh DPP PKS.

"Saya pikir ini adalah sebuah konsekuensi. Dan DPP sudah memperhitungkan apa yang akan terjadi akibat dari penolakan BBM. Bagi kami dikeluarkan dari setgab (koalisi) bukan kiamat. It's no problem bukan akhir dari sebuah perjuangan," paparnya.

 

Comments  

 
+1 #1 Hendra Irawan 2012-04-03 21:29
untuk PKS, tetap SEMANGAT dan KONSISTEN akan keputusan yang telah diambil, ANDA dipilih oleh RAKYAT, ANDA ada karena RAKYAT dan ANDA di AMANATI untuk RAKYAT. makan BENAR jika ANDA memperjuangkan SUARA RAKYAT, jangan TAKUT ataupun BIMBANG karena RAKYAT ada di BELAKANGMU, so tetaplah PERJUANGKAN suara RAKYAT. semoga ISTIQOMAH aminnnnnnnn
Quote
 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio