TINJAU Subang- Pasangan incumbent Ahmad Heryawan-Dede Yusuf tampaknya bakal menjadi pasangan permanen pada Pilkada Jabar, Februari 2013 mendatang.
Sinyal itu terdeteksi kuat dari sejumlah survey tentang popularitas beberapa tokoh Jabar yang dilakukan lembaga survey. Popularitas kedua tokoh itu masih menempati posisi bagus. Artinya, jika barometer itu menjadi acuan partai untuk mencalonkan kadernya, maka pasangan incumbent itu berpeluang besar untuk kembali bersanding.
Isyarat mempertahankan pasangan incumbent pada 2013 nanti itu muncul dari keinginan DPD PKS Subang. Saat mendampingi Aher sidak di tiga Sekolah, Ketua DPD PKS Subang Agus Masykur Rosyadi menyatakan, dari sejumlah nama yang muncul akhir-akhir ini, nama Dede Yusuf dipandang lebih cocok untuk kembali digandeng.
Kordinator Pemenangan daerah Subang itu optimistis, jika pasangan Hade tetap dipertahankan, peluang untuk memenangkan Pilkada 2013 masih cukup besar.
"Kriteria calon pendamping beliau tentu saja yang baik, pintar dan memiliki popularitas yang tinggi. Dan saya kira Kang Dede Yusuf masih layak untuk mendampingi kang Aher," kata Agus Masykur.
Kendati demikian, sebagai kader partai, siapapun yang akan mendampingi Aher, Agus menegaskan, kewajiban PKS Subang adalah berjuang keras untuk memenangkan dan menguasai perolehan suara di Subang.
"Siapapun nantinya, memenangkan dalam Pemilihan Gubernur nanti adalah perjuangan yang harus kita menangkan," tandasnya.
Pendapat itu diamini Ahmad Heryawan. Meskipun menurut mantan anggota DPRD DKI itu, berpasang dengan siapapun bisa saja dilakukan dan memiliki peluang yang sama. Saat ditanyakan kemungkinan itu terjadi, Aher hanya menjawab singkat. Demikian juga, saat ditanyakan soal "kedekatannya" dengan bakal calon dari Gerindra, Rachel Maryam.
"Ya tentu bisa, bisa, kita komunikasikan seluruhnya, dengan siapapun bisa berkemungkinan," terang Aher.
Dengan siapapun pasangannya, untuk menggolkan pencalonan dirinya, PKS akan menggandeng (koalisi) partai lain. Partai mana yang sudah didekati? "Semuanya komunikasi, termasuk dengan Gerindra, termasuk dengan semuanya lah," imbuhnya.






