Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Rabu, 22 Mei 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Pria Berjenggot ini Tewas di Pinggir Jalan Dawuan Pria Berjenggot ini Tewas di Pinggir Jalan Dawuan TINJAU SUBANG- Sesosok mayat dengan jenggot lebat ditemukan ...
Pemuda Muslimin Subang Kisruh Soal Cabup Pemuda Muslimin Subang Kisruh Soal Cabup TINJAU SUBANG- Internal Ormas Pemuda Muslimin Subang dilanda...
Pasangan Muda Mesum di Gedung Dakwah Subang Pasangan Muda Mesum di Gedung Dakwah Subang TINJAU SUBANG- Aktivitas mesum pasangan muda di Kabupaten Su...
Polres Subang Sisir Aktivitas Geng Motor Polres Subang Sisir Aktivitas Geng Motor TINJAU SUBANG- Kepolisian Resort Subang (Kapolres) bersikap ...
Kurang Beli Miras, ABG Pamanukan Palak  Warga Kurang Beli Miras, ABG Pamanukan Palak Warga TINJAU PAMANUKAN- Demi minuman keras, dua anak baru gede (AB...
Strategi Cabup PKS Cari Dukungan Warga Subang Strategi Cabup PKS Cari Dukungan Warga Subang TINJAU SUBANG- Mendekati pencalonan Bupati Subang di KPU, Ke...

PDIP Minta Ojang Datangi Eep Hidayat

TINJAU Subang- Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan meminta Plt. Bupati Subang, Ojang Sohandi melakukan komunikasi dan konsultasi dengan Eep Hidayat, menjelang pelantikan sebagai bupati definitif.

"Itu perlu dilakukan Ojang karena Eep masih Ketua DPC PDIP Subang yang sah dan Ojang diusung menjadi wakil bupati satu paket dengan Bupati Eep oleh PDIP tanpa koalisi," kata Ketua Bidang Organisasi dan Kepemudaan DPP PDIP Maruarar Sirait, Jumat (20/4/2012).

Menurut Ara, membangun komunikasi dan konsultasi dengan Eep menjadi syarat penting buat Ojang. Sebab Ojang merupakan kader PDIP. Selain itu, Ojang juga diminta melakukan hal yang sama dengan pengurus DPD dan DPP PDIP supaya terbangun sinergitas yang harmonis.

Ara menegaskan bahwa putusan MA yang kemudian dijadikan dasar Mendagri memberhentikan Eep dari jabatan bupati belum final. Sebab, Eep masih akan melakukan upaya PK yang didukung penuh oleh DPP PDIP.

"Saya tetap yakin, Eep tidak bersalah. Sebab, fakta persidangan membuktikan sesuai hasil audit BPK dan BPKP tidak ada kerugian negara dalam kasus BP PBB," katanya.

Meski demikian, Ara mengatakan PDIP tetap menghargai proses dan taat terhadap putusan hukum yang sudah terjadi.

Menanggapi penyataan Ara, Ojang mengatakan dirinya telah dan terus melakukan komunikasi dengan Eep maupun jajaran pengurus DPD serta DPP PDIP. "Itu merupakan etika yang harus saya junjung tinggi," katanya. [PRLM]

 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio