TINJAU Subang- PDIP Subang mengklaim sudah solid mendorong dan mendesak untuk mempercepat menjalankan amanat konstitusi, melantik bupati Subang definitif. Wakil Ketua Bidang Politik PDIP, Aip Saifurahman menegaskan, masalah dukungan PDIP terhadap pelantikan Ojang Sohandi sebagai Bupati Subang definitif sudah tuntas.
Artinya, DPRD sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak menyegerakan penetapan dan pelantikan bupati Subang definitif.
"PDIP tetap solid, apalagi untuk mendukung Ojang dilantik. Saya sudah katakan hasil rapat DPC PDIP mendorong segera menggelar bamus dan mengagendakan paripurna penetapan dan pelantikan bupati definitif," ujar Aip Saifurahman kepada TINTAHIJAU.com
Aip menyesalkan, sikap DPRD yang terjebak dengan manuver beberapa gelintir anggota DPRD yang berkeinginan untuk menundan dan memperlambat penetapan konstitusi. Padahal menurutnya, apapun dalihnya, menjalankan amanat konstitusi harus diutamakan.
"Ini karena tidak ada keberanian DPRD untuk menjalankan amanat itu. Mereka tidak mengerti UU No. 32 tentang pemerintah meskipun pendidikan mereka S1, S2 dan S3. Di sana kan sudah jelas. Kenapa tidak segera dijalankan konstitusi itu," tegasnya
Sikap DPRD yang berupaya menunda-nunda pelantikan bupati dengan dalih konsultasi ke Kemendagri adalah sesuatu yang aneh dan menunjukan ketidak-fahaman mereka terhadap UU pemerintahan tersebut.
"Tidak ada kaitannya ke Kemendagri atau PK dengan konstitusi, itu terpisah. Dan tugas DPRD ya segera jalankan amanat itu," tandasnya.
Sekretaris DPC PDIP Atin supriatin membantah adanya aksi dukungan untuk segera dilakukan penetapan dan pelantikan Ojang Sohandi sebagai Bupati Subang definitif. DPC PDIP, kata Atin, hingga saat ini belum ada rapat khusus yang membahas soal pelantikan.
"Belum ada dukung mendukung. Kita belum ada rapat khusus membahas pelantikan. Selama ini yang ada rapat rutin partai," terangnya.






