Dalam sejarahnya, Rumanda menjelaskan, kepemimpinan daerah hanya pada periode 1999-2013 ini yang diambil alih oleh partai lain. Selebihnya, Subang dipimpin oleh kader terbaik dari partai bergambar pohon beringin tersebut.
"Kita akan merebut dan mengembalikan kejayaan Golkar dulu. Golkar harus jadi pemimpin," kata Ketua DPD Golkar Subang Rumanda kepada TINTAHIJAU.com
Untuk mencapai ambisi itu, Golkar segera melakukan pembentukan kepanitiaan guna penjaringan bakal calon Bupati Subang pada Pilbup mendatang.
Ada 3 syarat mutlak yang harus dimiliki bakal calon untuk bisa maju pada Pilbup mendatang, yaitu popularitas, trus (kepercayaan) masyarakat dan elektebilitas.
"Popularitas, trust masyarakat yang pada akhirnya memiliki elektibilitas tinggi yang akan kita calonkan. Prinsip kami Golkar harus jadi pemenang," imbuhnya.
Setelah panitian penjaringan dibuka, maka, imbuh Rumanda, semua warga masyarakat memiliki hak untuk maju dan menjadi pemimpin. "Akan merekrut siapa saja yang berminat jadi Cabup dari golkar silakan daftar. Karena kita partai terbuka," jelasnya.
Sejauh ini muncul sejumlah nama kader Golkar yang digadang-gadang bakal maju pada Pilbup, yakni dirinya, Oman Warjoman dan Imas Aryumningsih. Namun Rumanda menegaskan, yang menjadi calon golkar itu bukan hanya memiliki popularitas.
"Sekarang tidak ada calon dominan, semua (kader) dominan, punya hak, dan unya ppeluang. Saya katakan bukan hanya popularitas tapi harus memiliki elektebilitas," tandasnya.






