TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Senin, 14 Juli 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
SBY Ingin KPU Minta 2 Kubu Capres Awasi Ketat Proses Rekapitulasi Suara SBY Ingin KPU Minta 2 Kubu Capres Awasi Ketat Proses Rekapitulasi Suara TINJAU JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Ko...
Bikers RPM pun Berbagi Takjil dan Peduli Palestina Bikers RPM pun Berbagi Takjil dan Peduli Palestina TINJAU SUBANG- Momentum bulan Ramadan sebagai bulan penuh ka...
Wisata Rohani di Masjid Assa'da Subang Wisata Rohani di Masjid Assa'da Subang BAGI Anda yang ingin ngebuburit sambil itikaf, plus menikmat...
Jelang Sahur, Toko di Subang Kota Dilalap si Jago Merah Jelang Sahur, Toko di Subang Kota Dilalap si Jago Merah TINJAU SUBANG- Sebuah toko alat listrik milik Sen Sen di Jl....
Kawal Mudik Lebaran, Dishub Subang Siagakan 250 Personil Kawal Mudik Lebaran, Dishub Subang Siagakan 250 Personil TINJAU SUBANG- Dinas Peruhubung Kabupaten Subang, menyiapkan...
Pemuda Subang Bakar Atribut Israel Pemuda Subang Bakar Atribut Israel TINJAU SUBANG- Aksi kemanusiaan penggalangan dana untuk war...

Aktivis Subang Rame-rame Nyalon Legislatif

TINJAU SUBANG- Perhelatan 5 tahunan Pemilihan Legislatif (Pileg) sepertinya menjadi moment menggiurkan untuk semua kalangan. Termasuk di dalamnya para aktivis Subang.

Pada Pileg mendatang sejumlah aktivis mahasiswa terdaftar sebagai Caleg di sejulah partai politik peserta Pileg 2014. Di PAN misalnya, setidaknya ada dua nama aktivis yang sebelumnya gemar berunjuk rasa.

Kedua nama itu adalah Sekjen GPI Fauzan Faruqi Fasya untuk dapil 1, dan aktivis LSM GMBI, Darta yang dipasang di dapil 5 daerah Pamanukan. "Ya mereka akan maju pada Pileg. Sebenarnya ada 4 nama aktivis yang gabung dengan kita," kata Ketua DPD PAN Subang Asep R Dimyati

Di Golkar, nama Handra Munandar maju sebagai Caleg untuk dapil Subang 1. Handra adalah aktivis Subang di era 2008-2009-an. Dari partai yang sama, ada nama Baedhowi petinggi Nuzaba institut, Subang. Ia dipasang di dapil 5 Pamanukan.

Tidak ketinggalan di PDIP. Mantan Presiden BEM Universitas Subang Niko Rinaldo maju pada Pileg mendatang untuk dapil 5 yang mencakup daerah Pamanukan, Pusakanagara, Pusakajaya, Legonkulon dan Sukasari.

Seperti para seniornya, mereka memaparkan sejumlah alasan keterpanggilannya untuk maju pada Pileg mendatang. Niko Rinaldo misalnya, ia mengatakan hak dipilih dan memilih adalah haka yang melekat setiap warga yang dijamin dalam Undang-undang.

"Komitmen bahwa hak mencalonkan menjadi pemimpin (legislatif), itu bukan hanya milik mereka yang punya duit, bukan yg ditokohkan, tapi berangkat dari kapasitas orang siapapun latar belakangnya dengan dukungan publik untuk mengemban amanah publik," papar Niko kepada TINTAHIJAU.com, Rabu (17/4/2013).

Bagaimana peluang mereka pada Pileg mendatang? Publik dan elektablitas mereka yang menjawab. Apakah mereka istiqamah dengan idealis yang mereka perjuangkan dan tidak terjebak dengan fatsoen politik? Biarkan waktu yang menjawab. [annas nashrullah]