TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Senin, 28 Juli 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam TINJAU SUBANG- Kemacetan arus mudik lebaran sepertinya sudah...
Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik TINJAU MAJALENGKA- Pemerintah Majalengka tak melarang mobil ...
Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar TINJAU SUBANG- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Subang...
Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir TINJAU SUBANG- Forum Mahasiswa dan Sarjana Subang Seluruh In...
Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras TINJAU KALIJATI- Lanud Suryadarma Kalijati Subang menyalurka...
Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang TINJAU SUBANG- Para pengemudi kendaraan diimbau berhati-hati...

ARD Beberkan Calon Partner di Pilkada Subang

TINJAU SUBANG- Bakal Calon Bupati dari PAN Asep Rohman Dimyati (ARD )membeberkan kriteria bakal calon pasangannya di Pilkada Subang, September 2013 mendatang.

ARD belum berani menunjuk idung siapa partnernya. Ia memaparkan, figur yang bakal menjadi partner dirinya di Pilkada adalah putra daerah dan merupakan politisi. ARD punya alasan sendiri tentang partnernya dari lokal tersebut.

"Dia politisi Subang, kita ambil putra daerah, karena orang Subang yang lebih faham tentang Subang, orang luar belum tentu punya pemahaman dan keinginan untuk membangun Subang," kata ARD kepada TINTAHIJAU.com, Rabu (29/5/2013).

Sementara itu, soal koalisi, diakui ARD sudah aman. Partai calon koalisi PAN, ia membocorkan, merupakan partai besar yang ada di parlemen. Baik koalisi maupun calon partner, kata ARD, tidak saja mengandalkan tim pemenangan daerah, melakukan pengurus partai di tingkat Provinsi dan Pusat.

"Tim pemenagan Pilkada yang dibentukn melakukan lobi-lobi, tidak hanya daerah, lobi-lobi dilakukan oleh kawan-kawan di tingkat provinsi dan pusat, PAN ini tidak hanya daerah saja yang bergerak tapi provinsi dan pusat bekerja," paparnya. [Annas nashrullah | @jejakAnnas]