Cegah Korupsi di Pemerintahan, Ruhimat-Agus Akan Gandeng KPK

Kasus korupsi masih menjadi trending pembicaraan di masyrakat Kabupaten Subang. Mengingat, produk Pilkada 2013 lalu, keduanya berhenti di tengah jalan setelah dicokok KPK.

Tragedi hukum yang dialami Kepala Daerah menjadi keprihatinan bagi masyarakat Subang. Bukan saja soal kasus hukumnya semata, tapi dampak dari peristiwa hukum terhadap pelayanan publik.

Komitmen mengakhiri Bupati Subang berujung di Pengadilan, disuarakan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ruhimat-Agus Masykur Rosyadi. Paslon yang diusung PKS, Gerindra, Demokrat, NasDem, PAN, dan PPP itu berjanji akan menggandeng lembaga antirasuah KPK.

Komitment itu tercantum dalam Program Paslon JIMAT-AKUR di bidang pemerintahan. Keduanya berkomitmen membentuk tim pencegahan tindak pidana korupsi Daerah dengan bekerjasama dengan KPK. Komitmen ini ada di bgian nomor 4 setelah bertekad meningkatkan honorrium biaya operasional untuk paratur Desa/Kelurahan, penyedin kendaraan pelynan masyarakat di setiap desa dan progrm hibah pembangunan lingkungan RT sebesar Rp60 miliar.

Selain empat program itu, JIMAT-AKUR akan menerapkan sistem elektornik seperti e-Budgeting, e-Musrenbang, perizinan pengdaan barang dan jasa, membuat sistem pengduan masyarakat yang terakses ke Bupati dan Wakil Bupati, meningkatkan meril sistem dalam mutasi jabatan yang dilakukan secara terbuka dan menuingkatkan anggaran BKUD/K


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Remisi Kemerdekaan, Puluhan Napi di Subang Hirup Udara Bebas https://t.co/5LPilaLKer
[OPINI] Refleksi Kemerdekaan, Melepas Ketergantungan Dari Jeratan Bank Keliling https://t.co/eew7j0Oq4S
Shelsi dan Syakira, Dua Mojang Cantik Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Majalengka https://t.co/q2svcGFcKh
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page