Cabup Ruhimat: Transparansi Anggaran adalah Hak Rakyat

Calon Bupati Subang Ruimat menegaskan, transparansi anggaran daerah merupakan hak publik untuk mengetahui. Dengan dibuka ke publik, rakyat ikut terlibat dalam pengawasan penggunaan dana ABD.

Ruhimat maju di Pilkada Subang dengan menggandeng Agus Masykur Rosyadi. Pasangan yang mengusung nama JIMAT-AKUR itu diusung partai gemuk; PKS< Gerindra, PAN, NasDem, PPP dan Demokrat.

Ruhimat menegaskan, wajib hukumnya publik tahu penggunaan dan pengelolaan anggaran daerah. "Sampai saat ini, paradigma bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah milik pemerintah daerah harus diubah, sebab APBD itu milik masyarakat, sehingga dalam pengelolaannya nanti, wajib hukumnya untuk dibuka dan melibatkan masyarakat sejak perencanaan, pengalokasian, penggunaan, sampai evaluasi," kata Ruhimat

Ruhimat menegaskan, dirinya merasa miris ketika publik kesulitan untuk mengetahui besaran dan peruntukan anggaran Pemkab. Padahal, jelas Ruhiat, jika semangatnya rakyat tidak hanya menjadi objek tapi subjek pembangunan, rakyat punya hak untuk mengetahui besaran dan peruntukan anggaran tersebut.

"Saya suka miris ketika publik kebingunngan mencari duit rakyat ini mau dugunakan apa, bagaimana menggunakannya, apa hasilnya. Publik dibuat buta dan bingung, padahal itu duit mereka. Harus diingat, pemerintah daerah hanya diamanahkan oleh rakyat untuk mengelola uang mereka dengan baik, sesuai keinginan pemilik duit itu yaitu masyarakat, dan jalankan manajemennya sesuai amanat peraturan," tandasnya.

Transparansi anggaran, janjji Ruhimat, menjadi program Jimat-Akur jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Subang periode 5 tahun mendatang. Ruhimat berjanji akan membuka seluas-luasnya APBD kepada publik, mulai dari perencanaan sampai laporannya nanti.

"Harapan kami berdua, agar masyarakat pun punya rasa memiliki. Kami yakin, ketika publik dilibatkan, mereka pun akan turut bertanggungjawab atas penggunaannya. Artinya, jika ke depan ada oknum pemerintah daerah yang menyalahi aturan apalagi korup, rakyat akan ikut mencegah bahkan melaporkannya kepada Bupati dan Wakil Bupati, bahkan bisa langsung melaporkan ke lembaga yudikatif," papar Ruhimat

"Kami berdua juga tidak akan segan-segan memberikan sanksi kepada ASN Subang yang coba-coba melakukan tindak pidana korupsi, selama ada bukti yang kuat secara hukum. Sebab sanksi hukumnya kan sudah jelas, mulai dari sanksi administratif sampai sanksi pidana. Jadi ke depan, teman-teman ASN jangan coba-coba deh utak-atik duit rakyat. Sebab akan kena batunya nanti," tadnasnya.



Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU


Banner Kanan 1
Banner Kanan 4
Banner Kanan 5
Banner Kanan 2
Banner Kanan 3
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Hujan Deras, Rumah Warga Bantarsari Subang Diterjang Longsor https://t.co/LJB16sHKzY
Teror Ular Kobra Masuk Rumah Warga Terjadi di Subang Kota https://t.co/VD94LoFuUo
Luna Berliana, Penari Cantik dengan Segudang Prestasi Tari Tradisional https://t.co/M7b4OkaEsR
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page