FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Aparat Gabungan Akan Tindak Tegas Pengacau Pilkada

Polres Subang akan menindak tegas pengacau pelaksanaan Pilkada pada Rabu (27/7/2018) nanti. Sedikitnya 5.000 personil gabungan disiagakan guna pengamanan pelaksanaan Pilkada serentak nanti.

Hal ini terungkap dalam Apel Gelar Pasukan Pergeseran Personil Pengamanan TPS Operasi Mantap Praja Lodaya - 2018 Dalam Rangka Pilkada Serantak 2018 Kabupaten Subang di Lapangan Alun-alun Pemkab Subang

Dalam apel Gelar Pasukan tersebut dilakukan simulasi pengamanan pada saat hari H Pencoblosan. Dalam simulasi itu diperagakan aparat gabungan berhasil membekuk sejumlah orang yang akan mengacaukan pelaksanaan Pilkada.

Kapolres Subang AKBP M Joni berharap pelaksanaan pemungutan suara dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar sebagai cerminan karakter masyarakat Jabar. "Laksanakan pengamanan dan pengawalan kotak suara mulai  dari  sebelum pemungutan suara dari PPS ke TPS dan setelah pemungutan surat dari TPS ke PPS," kata Kapolres

Sementara itu Dandim 0605 Subang, Letkol Inf Fikri Ferdian menegaskan jika TNI/Polri harus netral pada pelaksanaan demokrasi pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Dandim menuturkan, khusus TNI dalam pelaksanaan Pilkada jangan ragu bila ada hal-hal apapun yang mencurigakan.

"Misal pada saat di TPS , ada muka- muka baru yang tidak dikenal segera laporkan ke pihak kepolisian. Yang pasti saya berharap pelaksanaan penyelenggaraan dapat berjalan dengan sukses dan kondusif," kata Dandim.

Plt. Bupati Subang Ating Rusnatim dalam amanatnya membacakan sambutan Kapolda Jabar.  Ating menegaskan apel tersebut dalam rangka melaksanakan pengecekan kesiapan personil dan kelengkapan sarana dan prasarana, serta menyamakan pola pikir dan pola tindak dalam pengamanan tahapan pemungutan suara pada Pilkada serentak 2018 guna meminimalisir setiap potensi gangguan Kamtibnas.

"Ini dalam rangka mensukseskan Pilkada serentak 2018, sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancer sesuai asas, tujuan dan prinsip-prinsip penyelenggaraan Pilkada," kata Ating

Ating juga meminta personil yang akan bertugas pengmanan Pilkada serentak 2018  menjaga netralitas, solidaritas dan integritas TNI-Polri sehingga dapat terjamin Pilkada 2018 di wilayah Jawa Barat yang jujur, adil dan demokratis.

Dia juga mengingatikan aparatur pemerintah daerah, dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Desa  bersinergi dengan unsur TNI dan Polri untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada serentak tahun 2018.

"Kepada seluruh masyarakat Subang agar melaksanakan hak pilihnya pada tanggal 27 Juni 2018, karena dengan menunaikan hak pilihnya pada Pilkada berarti rakyat telah berdaulat yaitu berdaulat memilih pemimpin," tandasnya



Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU