Siapkan Manuver Politik, PKS Hadirkan KPU dan Bawaslu di FGD Caleg

SUBANG, TINTAHIJAU.com - PKS Subang menggelar Forum Group Discussion (FGD) & Election Update untuk Caleg dan pengurus partai di Dekopinda Jl. Veteran, Subang, Ahad (24/2/2019). Dalam FGD ini, PKS menghadirkan Ketua KPU dan Komisioner Bawaslu

FGD diikuti seluruh Caleg DPRD Subang dan Caleg DPRD Jabar serta Caleg DPR RI dari Subang serta pengurus kecmaatan dan tim pemenangan PKS. Ketua DPD PKS Subang T Munandar Hilmi mengatakan, FGD ini guna pemahaman menyekuruh terkait aturan Pemilu dan motivasi pemenangan di Pemilu 2019.

"FGD ini sengaja kita undang KPU dan Bawaslu, untuk tercpitanya persepsi yang sama tentang regulasi pemilu. Saya ingin CAD (Calon anggota Dewan) ini dalam kampanye sesuai koridor hukum dan aturan, karena kita ingin menuju kemenangan yang bersih dan berkah," kata Munandar kepada TINTAHIAJU.com.

Sementara Election Update, jelas Munandar, guna mengukur upaya CAD dalam melakukan manuver politik ke masyarakat sebagai bahan evaluasi. "Election update inu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan CAD PKS melakukan manuver ke masyarakat ini jadi bahan evaluasi bagi PPD dan mudah-mudahan sharring di election update bisa saling memotivasi antara satu dengan yang lain," imbuhnya

Pada Pemilu 2019 nanti, PKS menargetkan 12 kursi di DPRD Subang, pada periode berjalan, PKS baru mengoleksi tujuh kursi DPRD. Dengan target 12 kursi ini, pada lima daerah pemilihan harus mendapat dua kursi. "MASih relatif, karena keputusan akhir ada di april. Tapi dari sisi data dan potensi yang ada, insya Allah kita melihat potensi itu," tegasnya

Sementara itu, Ketua KPUD Subang Suryaman dan Komisioner Bawaslu Subang Cucu Kodir menyampaikan sejumlah regulasi aturan Pemilu 2019. Dari mulai kewajiban sampai larangan pada tahapan kampanye. KPUD Subang mengusung tagline SAKTI untuk menghadirkan pemilu yang bersih dan beritegritas.

SAKTI, dijelaskan Suryaman memiliki makna sinergitas, akuntabel, kredibilitast, ransparansi dan integritas. "Ini menjadi modal dasar KPU menciptakan pemilu yang bersih dan adil. Mudah-mudahan kita bisa pegang modal itu, sehingga pemilu bisa berjalan dan kondusif," katanya

Sementara Komisioner Bawaslu Cucu Kodir menegaskan pemilu yang bersih dan integritas, diantaranya ditandai dengan peserta pemilu taat aturan, baik termaktub dalam UU 7 2017 tentang Pemilu maupun di PKPU, seperi pada saat akan mengadakan pertemuan tatap muka dan pertemuan terbuka, peserta harus mengurus pemberitahuan tertulis kepada pihak kepolisian yang ditembuskan ke KPU dan Bawaslu

"Dalam pemasangan APK, harus mempetimbangkan etika, estetika dan keindahan tata kota. Kami harapkan aturan ini bisa ditaati sebaik-baiknya," kata Cucu Kodir

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIAJUcom
Twitter: TINTAHIAJUcom
YouTube: TINTAHIAJU Channel


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Baby Crab, Kuliner Seafood Keluarga di Subang Kota https://t.co/L1s0oV1Hgf https://t.co/4ltmFTfFAc
Investor dari Singapura Lirik Potensi Wisata di Sumedang https://t.co/4Z2RRL1MXo
Akhiri KNM di Desa Sukasari, Mahasiswa Universitas Majalengka Gelar Seminar Digitalpreneur https://t.co/8NPcuCDVmB
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page