FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Gerindra Ogah Kembali ke Zaman Hegemoni Kekuasaan

JAKARTA, TINTAHIJAU.com - Partai Gerindra berkomitmen untuk tetap menjadi kontrol pemerintah di parlemen demi menjaga demokrasi di Indonesia.

“Tadi malam Pak Prabowo juga sudah menyampaikan pernyataan resmi menghormati putusan tersebut, meskipun keputusan tersebut sebenarnya mengecewakan. Saya kira pernyataan Pak Prabowo tadi malam itu sangat baik,” kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, Jumat (28/6).

Fadli menuturkan, Prabowo mengungkapkan simpatinya atas kekecewaan yang dialami oleh para pendukungnya. Namun, Prabowo juga menyampaikan bahwa dia dan pendukungnya harus patuh pada konstitusi. Prabowo juga mengimbau agar para pendukungnya tetap bersemangat dalam berjuang untuk Indonesia.

“Kita ingin mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Indonesia yang sungguh-sungguh merdeka secara politik, ekonomi, dan merdeka secara budaya. Kita ingin kekayaan Indonesia dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Kita ingin menghentikan mengalirnya kekayaan Indonesia lari ke luar negeri. Semua itu harus tetap diperjuangkan meskipun tidak berada di dalam pemerintahan,” tegas Fadli.

Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu menilai pernyataan itu menunjukkan Prabowo seorang negarawan. Namun sayangnya, bangsa ini telah kehilangan kesempatan dipimpin oleh seorang berkualitas negarawan, bukan politikus yang sering bicara ngawur atau mengancam-ancam anak bangsanya sendiri.

Karena itu, Fadli menegaskan di manapun posisi Gerindra, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, Gerindra akan tetap menjaga Indonesia dengan cara memastikan bahwa kontrol di parlemen terhadap pemerintah berfungsi dengan baik.

“Kita tidak ingin kembali ke zaman otoritarian dan hegemoni kekuasaan pemerintah yang minus kontrol. Itu komitmen Gerindra dan Pak Prabowo, menjaga demokrasi untuk Indonesia,” tandasnya. [sindonews]


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel