TINJAU SUBANG- Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dijamu ledakan 3 kali saat melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran Pasar Pujasera Subang.
Pusat ledakan itu terjadi hanya 10 meter dari posisi tim Puslabfor yang sedang melakukan olah TKP. Saat ledakan pertama, tim yang didampingi Kapolres Subang AKBP Mm Awal Chairudin dan Kasat Reskrim AKP Darmono langsung meninggalkan lokasi.
Selang beberapa menit ledakan kedua dan ketiga kembali terdenggar keras. Suara ledakan itu mengundang warga, mereka langsung melihat pusat ledakan yang berasal dari bekas rumah makan.
Belum diketahui jelas, benda yang meledak itu. Warga menduga ledakan itu berasal dari botol atau paralon. Untuk antsifasi, selang 15 menit dari ledakan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba dilokasi untuk memadamkan api yang muncul akibat ledakan tersebut.
Pantauan di lokasi tim memeriksa beberapa fisik pasar yang sudah hangus. Mereka juga menanyakan beberapa warga setempat terkait peristiwa Minggu kelabu itu. Belum ada keterangan dari petugas Puslabfor Mabes Polri.
Kepala Satreskrim Polres Subang AKP Darmono menyatakan olah TKP itu bertujuan untuk mengumpulkan data-data yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran pasar yang mengakibatkan kerugian materi hingga Rp27.5 Miliar.













