Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Rabu, 19 Juni 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
4 Hari Hilang, Kakek asal Cikaum Terapung di Sungai 4 Hari Hilang, Kakek asal Cikaum Terapung di Sungai TINJAU CIKAUM- Setelah menghilang selama empat hari, keberad...
Maju di Pilkada, Pimpinan DPRD dan Bupati Harus Cuti Maju di Pilkada, Pimpinan DPRD dan Bupati Harus Cuti TINJAU SUBANG- Dua pimpinan DPRD dan Bupati maju di Pilkada ...
Pemutakhiran Pemilih, KPU Subang Libatkan 3.433 Petugas Pemutakhiran Pemilih, KPU Subang Libatkan 3.433 Petugas TINJAU SUBANG- KPU Subang mengerahkan 3.433 petugas. Mereka ...
Karyawan PT. Buma Purwadadi Tewas di Kontrakan Karyawan PT. Buma Purwadadi Tewas di Kontrakan TINJAU PURWADADI- Seorang karyawan PT Buma, Amit Sutrisno (4...
Sunset Cafe, Paduan European Food dan Live Music Sunset Cafe, Paduan European Food dan Live Music TINJAU,SUBANG- Sunset cafe di Jalan MT Haryono, Subang, sep...
Kapolres Datang, Stok BBM di Subang Aman Kapolres Datang, Stok BBM di Subang Aman TINJAU SUBANG- Kapolres Subang AKBP Chiko Ardwiatto menggela...

Dua Warga Jalancagak Tewas Diduga Hirup LPG

TINJAU Jalancagak- Nahas betul nasib 2 warga Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Subang ini. Pria yang sehari-hari sebagai penjaga Pabrik Aspal itu ditemukan tidak bernyawa, Kamis (19/7/2012).

Kedua korban Agus Tinus Rahayu (43) dan Jajang Arifn (34) itu ditemukan sudah tidak bernyawa lagi. Tubuhnya kaku dengan kondisi terakhir telungkup. Dugaan sementara keduanya tewas akibat menghirup gas LPG karena di lokasi kejadian ada tiga buah tabung gas LPG dengan kondisi ruangan tersebut kedap udara.



Seorang saksi mata, Iwan Setiawan menyatakan ia menemukan rekannya sudah tidak bernyawa saat dirinya hendak membangunkan korban, karena sudah siang kondisi ruangan masih terkunci rapat.

“Pintu masih terkunci. Karena curiga kami mengambil duplikat. Dan begitunya terbuka, mereka masih dalam tertidur. Setalah kita check ternyata keduanya sudah meninggal," kata Iwan kepada INILAH.COM, Kamis (19/7).

Mengetahui kedua rekannya tewas, Iwan bersama rekannya akhirnya melaporkan ke Polsek setempat untuk dilakukan penanganan. Kapolsek Jalancagak, Kompol Agus Suryana enggan berspekulasi soal penyebab tewasnya dua warga tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bekas luka kekerasan pada tubuh korban. Sebaliknya, dari lokasi kejadian polisi menemukan tiga buang tabung gas elpigi.

Melihat lokasi kejadian, bukan merupakan pembunuhan, karena tidak ditemukan adanya luka kekerasan di tubuh korban," jelas Agus.

Untuk memastikan penyebab teasnya korban, keduanya dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan otopsi.

 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio