FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pendapatan Merosot, PHRI Subang Minta Pemkab Relaksasi Pajak dan PLN untuk Hotel dan Restoran



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Subang meminta Pemkab setempat membeirkan rileksasi atau pengehntian pembayaran pajak dan PLN

Ketua PHRI Subang Ratna Setiawan mengatakan kebijakan PPKM Darurat berdampak serius kepada pengusaha restoran dan hotel. Dia menjelaskan, dengan adanya penerapan take away bagi konsumen idak sedikit pengusaha resto harus mendulang kerugian yang tidak sedikit.

Hal yang sama juga dialami pengusaha hotel. Kebijakan PPPKM itu berdampak menurunnya pendapatan hotel. Karenanya, dia meminta adanya relaksasi pembayran pajak dan PLN serta lainnya bagi restoran.

"Kami meminta danya relaksasi atau pengentian sementara pembayaran beban pajak hotel dan restoran, PPh, Ppn, PBB sampai dengan kondisi normal," kata Ratna

BACA JUGA; Dampak PPKM, Hotel di Subang Rumahkan Puluhan Karyawannya




Salah seornag pemilik Resto di Subang mengatakan, setelah ditetapkan PPKM, tempat usahanya itu sepi dari konsumen. Kondisi ini mengakibatkan pemasukan megalami penurunan drastis.

"Konsumen ini kan bukan cuma untuk menikmati menu, tapi suasana nongkrong biar fresh. Tapi meereka takut kena denda, akhirnya ya seperti ini, sepi yang datang," kata salah seorang pengusaha resto yang enggan disebutkan namanya

Di tengah merosotnya pendapatan, pengusaha harus membayar beban pajak. Kondisi ini menjadi beban sendiri bagi para pelaku usaha resto.

"Kita minimal Rp10 juta bayar pajak perbulannya. Kalau kondisinya seperti ini terus, usaha sepi yang datang, kita bukan cuma kibarkan bendera putih, tapi bendera hitam," katanya



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Subang Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/q7oFJkFzbo
Jawaban Menohok Wanita Indonesia yang Menikah dengan Pria Asing Saat Netizen Bilang Tak Pantas https://t.co/Wu24Eg5UJO
[OPINI] Ketika Media Sosial Jadi Ruang Kampanye Politik - https://t.co/JtXDWmPRR5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter